VMware Dukung Korporasi di Indonesia Percepat Terwujudnya Transformasi

VMware Inc., pada tanggal 21 November 2017 menggelar satu event bertajuk vForum 2017. Melalui event tahunan ini, VMware menyampaikan visi dan komitmennya untuk mendukung terselenggaranya transformasi digital di kalangan enterprise di Indonesia. Komitmen ini dirasa sangat relevan dengan situasi di mana hampir semua lini bisnis kian mengandalkan pemanfaatan aplikasi dan multi-cloud guna optimasi kinerja.

Dampak positif tranformasi kini juga makin banyak mendapatkan pengakuan dari para pelaku bisnis dan pengelola IT. Berdasarkan hasil riset terhadap para CIO yang dilakukan Gartner baru-baru ini mengemukakan bahwa dari total anggaran belanja IT di perusahaan-perusahaan yang berada di kawasan Asia Tenggara, lebih dari seperempatnya dibelanjakan untuk keperluan digitalisasi. Angka ini diprediksi akan meningkat hingga 10 persen di tahun 2018.

“Jelas sudah bahwa transformasi digital benar-benar mampu melahirkan hasil serta capaian bisnis yang nyata serta terukur. Diharapkan, fakta ini kian mendorong lebih banyak perusahaan yang akan memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan potensi bisnis mereka seluas mungkin,” ujar Cin Cin Go, Country Manager VMware untuk Indonesia.

Cloud sebagai Enabler Terwujudnya Transformasi Digital Sejati

Cloud ibaratnya adalah jantung dalam penyelenggaraan transformasi digital yang sesungguhnya. Dengan adanya fakta bahwa lebih dari 60 persen perusahaan di Asia Tenggara berencana mengadopsinya, baik secara on-premises maupun berbasis cloud, maka tersedianya sebuah lingkungan IT multi-cloud menjadi faktor pemampu utama yang kian penting dalam mewujudkan keberhasilan bisnis.

Dalam rangka untuk terus dapat menghadirkan layanan-layanan cloud terunggul, bertepatan dengan berlangsungnya perhelatan akbar VMworld baru-baru ini, VMware juga meluncurkan serangkaian produk dan layanan termutakhirnya. Peluncuran tersebut diprioritaskan untuk menyuguhkan kemudahan dalam penyelenggaraan layanan cloud, yakni melalui kemitraan yang dijalin bersama penyedia-penyedia public cloud, seperti Amazon Web Services (AWS), IBM Cloud, serta lebih dari 4.300 penyedia layanan cloud secara global. Langkah strategis ini diharapkan dapat menunjang tersedianya infrastruktur yang makin konsisten untuk semua cloud, bahkan bagi cloud yang tidak berbasis pada teknologi-teknologi VMware sekalipun.

Pendekatan People-First dalam Mengusung Mobilitas

Konsep dalam bekerja kini tengah mengalami evolusi. Dengan meningkatnya penerapan cara kerja yang tak lagi terpaku pada tempat, pendekatan mobilitas dengan konsep people-first dirasa begitu esensial. Dengan sejumlah end-point tersebar di berbagai lokasi berbeda, serta dengan berbasiskan pada perangkat keras dan lunak yang juga beragam, strategi pengelolaan aplikasi dan perangkat kini tak lagi silo. Platform digital workspace masa depan dengan konsep pendekatan tersebut mampu memberi suguhan pengalaman penggunaan yang simpel dan aman, baik bagi pengguna akhir maupun bagi tim pengelola IT.

Guna mendukung pemberdayaan digital workspace masa depan secara lebih jauh lagi, VMware memperluas suguhan solusi VMware Workspace ONE™ guna menghadirkan dukungan platform dan endpoint yang lebih luas lagi bagi pengguna akhir, maupun bagi tim pengelola IT di perusahaan.