Tujuan pertemuan ini adalah untuk bersilaturahmi dan berdiskusi terkait bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara industri dan Sekolah Menengah Kejuruan. Pertemuan ini dihadiri sekitar 100 kepala sekolah baik dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri maupun Swasta. Industri yang hadir pada pertemuan ini antara lain Epson Indonesia, Wacom Datascrip, PT. Aneka Warna Indah, PT. Panji Media Utama, PT. Surya Sarana Dinamika, PT. Ultima Tekno Solusindo, Master Plotter dan Jirifarm.
Harapannya, pertemuan ini dapat menciptakan keselarasan dan sinergi yang apik dengan dunia industri sehingga tidak akan ada lagi gap antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja. Pertemuan ini merupakan langkah awal untuk kerja sama yang lebih erat, yang nantinya dapat tercipta lulusan SMK yang siap kerja atau berwirausaha.
Hadir untuk memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan workshop MGMP DKV ini, Kasie Kelembagaan SMK Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bapak Ramli. Sebelumnya berturut-turut sambutan dari Ketua MGMP DKV DKI Jakarta, Muhammad Riyadi, kemudian dilanjutkan sambutan dari Kasatlak Kejuruan P2KPTK2 Jakarta Pusat, Ibu Suyamti dan Ketua Umum APKOMINDO, Bapak Rudy D. Muliadi.
Workshop Training of Trainer ini terbagi menjadi 6 kelas dengan menggunakan konsep moving class. Pada masing-masing kelas, peserta akan mendapatkan pembelajaran serta update teknologi dari industri yang turut memberikan supportnya pada kegiatan ini.
Pada kelas 1, hadir Epson Indonesia dari divisi Vertical Business(LFP) yang memperkenalkan teknologi Sublimasi dan Direct to Garment. Para peserta mendapatkan pembelajaran terkait proses cetak menggunakan printer sublimasi SC-F130 dan printer DTG SC-F2130. Dijelaskan pula terkait bahan-bahan yang dapat dicetak oleh printer-printer tersebut.
Kelas 2, Epson Indonesia menampilkan teknologi yang lain dari divisi Business Ink Jet, printer technical T3130 dan proyektor interaktif cukup menarik minat peserta workshop untuk mencoba langsung, dengan mencetak foto maupun poster.
Pada kelas ke 3, hadir Wacom yang memberikan pembelajaran berkarya secara digital menggunakan pen tablet. Datascrip, selaku distributor Wacom, menghadirkan Oto Alcianto, Creative Evangelist dari Wacom untuk memberikan edukasi kepada para peserta. Edukasi tentang teknik menggambar, shading hingga inking diberikan untuk menambah kompetensi para peserta.
Di kelas ke 4, hadir PT. Panji Media Utama yang memperkenalkan printer Eco Solvent Mutoh dan cutting sticker Graphtec. Peserta diberikan paparan keunggulan serta prospek bisnis menggunakan printer tersebut. Hal ini dilakukan untuk menunjang program pemerintah yang mendorong SMK membentuk Badan Layanan Umum Daerah(BLUD) sehingga para siswanya bisa membuat hasil karya untuk kemudian dijual kepada publik.
Berlanjut ke kelas berikutnya, hadir Master Plotter yang memperkenalkan printer DTF. Tren DTF yang tak kunjung redup, membuat penasaran para guru DKV ini untuk memahami proses cetak dan cara meng-aplikasikannya. Para guru diberi kesempatan untuk mencetak langsung menggunakan printer DTF dan diajarkan pula prospek bisnisnya. Dikelas terakhir, hadir Surya Sarana Dinamika yang merupakan distributor resmi produk-produk Otomasi dan Robotika, memperkenalkan satu robot yang bisa digunakan untuk mencetak bentuk tiga dimensi.
Para guru yang menjadi peserta workshop antusias mengikuti semua kelas yang ada. Diakhir acara, ditutup dengan deklarasi pengurus MGMP DKV DKI Jakarta dan testimoni dari beberapa guru yang berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat diselenggarakan secara rutin. Terimakasih kepada semua yang telah men-support kegiatan ini, semoga dapat terjalin kerjasama yang lebih erat lagi kedepannya.
Perangkat baru yang banyak digunakan oleh para desainer grafis ini telah dilengkapi dengan pena dan memiliki tekanan yang lebih sensitive dengan pressure level 4096. Pena ini akan memberikan kontrol dan akurasi yang lebih tinggi.
Perangkat ini memiliki active area 152.0 x 95.0(6.0 x 3.7in) dan resolusi yang dihasilkan 2540lpi. Wacom Intuos terbaru ini memiliki berat berkisar 230g dengan warna hitam. Untuk pena nya, berat pena ada di kisaran 11.2g dan telah diperkuat dengan teknologi Wacom Pen 4K.
Layaknya seri Intuos yang lain, perangkat baru ini juga memiliki 4 tombol ExpressKey yang dapat diatur fungsinya seperti tombol pada keyboard. Bagi anda yang berprofesi sebagai desainer grafis, komikus atau pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan gambar dan grafis maka ini menjadi satu perangkat wajib yang anda perlukan. Berminat?
Dan untuk dapat mengembangkan kompetensi desain dan memadukannya dengan teknologi saat ini, AIDIA selaku Asosiasi yang menaungi para desainer komunikasi visual diIndonesia mengadakan satu acara bertajuk “Babarengan Pameran” atau BaPer. Pameran ini diprakarsai oleh Melvin Goenawan, salah satu praktisi printing cmyk.id.
Pameran ini menampilkan 58 karya seni mahasiswa Desain Komunikasi Visual(DKV) dari 11 perguruan tinggi di Bandung dan Cirebon. Selain pameran, ajang kali ini juga dimeriahkan dengan berbagai workshop. Pameran ini dibuka oleh KadisBudPar Kota Bandung Dra. Dewi Kaniasari MA.
Karya-karya yang ditampilkan pada pameran kali ini merupakan hasil saringan lebih dari 1000 karya mahasiswa. Ketua Pelaksana BaPer, Egi Anwari mengungkapkan “Kuratornya, kami bentuk tim, dengan mengundang dosen dari kampus-kampus. Setiap dosen punya kompetensi masing-masing, semisal kategori periklanan, creative desain, animasi, multimedia. Dosen itu kami sebar menilai sesuai kategori.”
Untuk meramaikan acara, selain pameran, diadakan pula workshop-workshop gratis yang masih berhubungan dengan seni dan desain. Diantaranya workshop desain menggunakan Wacom, workshop membuat film, workshop animasi, workshop photography, workshop menggambar dengan cat air hingga workshop sablon.
Salah satu member APKOMINDO, Grandtech System Indonesia yang merupakan salah satu distributor Wacom turut mensupport pameran ini. AXC juga turut hadir dengan memamerkan solusi bagi kampus dengan teknologi Thin Client. Tidak ketinggalan Xandrina Informatika turut menghadirkan printer HP T830 untuk mencetak desain hasil peserta workshop Wacom.
Bamboo Folio dan Bamboo Slate hadir dalam bentuk smartpad yang didukung dengan pena berdesain triangular ergonomis. Keduanya juga dilengkapi dengan tombol sekali sentuh untuk mengkonversi tulisan maupun gambar yang dibuat dikertas menjadi file digital. Bamboo Folio memiliki desain elegan layaknya sebuah agenda yang dilengkapi slot khusus untuk menyimpan kartu bisnis maupun tiket perjalanan. Sementara Bamboo Slate tampil lebih simple seperti sebuah notes.
Dengan aplikasi Wacom Inkspace dan teknologi Bluetooth di perangkat iOS maupun Android, anda dapat mengorganisir, mengedit serta membagikan tulisan maupun gambar yang telah dibuat ke jejaring sosial ataupun melalui e-mail. Selain itu, anda juga dapat menggabungkan beberapa halaman notes, menambah goresan, warna, atau memberikan highlights pada catatan dengan tinta digital yang dapat diedit.
Aplikasi ini juga mendukung beragam format file, mulai dari JPG, PNG, PDF hingga WILL. Bamboo Slate dan Bamboo Folio masing-masing terdiri dari dua ukuran, yaitu format A4 (letter format) dan A5 (half letter format). Layanan komputasi awan (cloud) Wacom Inkspace memberikan akses di semua perangkat pengguna serta dapat digunakan untuk mengirimkan file langsung ke layanan cloud lainnya seperti, Dropbox, Evernote ataupun OneNote.
Sedangkan One by Wacom merupakan seri tablet Wacom dengan pen yang responsif, ergonomis, dan pressure-sensitive untuk mengoptimalkan pengguna dalam membuat sketsa, gambar maupun mengedit foto. Pen ini tidak membutuhkan baterai sehingga ringan dan sangat seimbang dan nyaman untuk digunakan selama yang Anda inginkan. Teknologi elektro magnetik yang canggih pada pen One by Wacom memberikan kontrol dan keakuratan yang luar biasa.
One by Wacom membantu menghasilkan proyek seni yang peris sama seperti ketika menggerakkan pena atau pensil lukis Anda. One by Wacom terdiri dari dua ukuran, yaitu Small dan Medium, perangkat ini sangat mudah dikoneksikan, cukup sambungkan One by Wacom ke komputer ataupun laptop menggunakan kabel USB.
“Kehadiran Bamboo Slate, Bamboo Folio dan One by Wacom membantu membuat karya kreativitas digital semakin mudah dan praktis. Goresan pena digital dari Wacom membuat para kreator kreatif nyaman menuangkan idenya, seperti saat menggunakan pena biasa. Karya yang dihasilkan pun dapat disimpan di perangkat secara digital dan sewaktu-waktu dapat dibuka kembali untuk diedit maupun dibagikan melalui internet. Datascrip optimis perangkat-perangkat kreatif baru dari Wacom ini turut membantu pertumbuhan industri kreatif di Indonesia,” ujar Mary T. Oetomo –Division Director pt. Datascrip.