agencuan

lintas808

slot777

bromoslot

agencuan

okewla

QQCUAN

lapak77

Joker88

sbobet mobile

slot bola

slot bola

slot deposit 5000

slot gacor

link gacor

https://genosys.pro/

https://holodservice.kz/

slot gacor 4d

slot gacor 777

slot bola

https://one.org.tr/Tr/

https://pertanian.umk.ac.id/alumni/

169CUAN

LAPAK77

https://mca.earth

https://media.vsme.vn/

RAJA88

https://bahta.desa.id/

https://simonas.langsakota.go.id/

https://pn-bangkalan.go.id/

https://donfernandosmexicanrestaurant.com/

https://nmrr.gov.my/storage/media/6066/

https://kezuvo.com/

https://airmaryhs.edu.bd/

https://pertanian.umk.ac.id/

https://dkv.isi-ska.ac.id/

BOKEP

https://oia.umk.ac.id/

https://pg.bowen.edu.ng/

DJARUMTOTO

ALEXISTOTO

Candy Crush Jadi Saksi Kota Banyuwangi

Cerita inspiratif dari penduduk desa petanang ilir lubuklinggau meraup 1 miliar

Cerita Pemuda Magelang Optimis Raih Ratusan Juta Dari Mahjong

Dukung Masyarakat Bali Hadapi Tantangan Teknologi Lewat Mahjong

Fakta Menarik Tentang Black Scatter di Solo Ini Rinciannya

Game PGSOFT Ini Katanya Paling Maknyos 2025 Ini Bukti RTP nya

Gates of Olympus Jadi Perbincangan Hangat di Dunia Game Online

Ikuti Aspirasi Member Luncurkan Fitur Terbaru di Banjarmasin

Kampung Scatter di Cirebon Jadi Pusat Edukasi Strategi Game Online

Kuliner Scatter Naga Hitam Mahjong Wajib Dicoba Warga Tanggerang

Mahjong Permainan Tradisional Tiongkok Dengan Scatter Hitam Yang Meledak Beruntun

Mas Bagus Dapat Transferan Rp28000000 Juta Dari Lucky Neko

Masyarakat Banda Aceh Takjub Dengan Scatter Beruntun Ternyata Tiap Hari Dapat Uang Tambahan Di 169CUAN

Masyarakat Jakarta Temukan Harapan Dari Sweet Bonanza

Melatih Emosi dan Fokus Lewat Permainan Mahjong Ways Di Cirebon

Metode Rumus Pecahkan Pola Scatter Gates of Olympus 1000

Modal Handphone OPPO Find N5 Sudah Bisa Menang Besar Game Online Candy Crush

Pak Aldo Guru Honorer Asal Sukabumi Bikin Geger Warganet Setelah Menang Rp678000000 Juta Dari Mahjong Ways 2

Pemain Asal Semarang Tak Sabar Tunggu Bonus Berikutnya Dari Game Online

Pemain Balikpapan Sambut Era Mahjong Wins 3 Bersama Para Warga

Pemain Bandung Raup Bonus Besar Ternyata Berhasil Kalahkan Scatter Hitam

Pemeerintahan Manis Sweet Bonanza Bantu Lampung Hadapi Dampak Iklim

Terbongkar Ini Dia Game PGSOFT Baru Yang Lagi Viral Mahjong Ways 2

Tukang Ukir Kayu Bernama Maskur Ikut teman Coba Aztec Warrior

Viral Seorang Pemuda Ungkap Potensi Scatter Mahjong Ways Terbaik Di Surakarta

Warga Depok Nikmati Sistem Scatter Sweet Bonanza 1000 Mudah Menang Dalam 5x Spin

Warga Purwakarta Wajib Tahu Cara Kurangi Risiko Rugi Saat Scatter Sweet Bonanza Tidak Muncul

Seorang Pemuda Majalengka Viral Setelah Meraup Rp63000000 Juta Dari Mahjong Ways 2

Youtuber Live Main Mahjong Ways 2 Tembus Rp194000000 Juta 98 Persen Viewer Catat Pola Autospin Tiktok

Dapat Rezeki Nomplok Dari Scatter Hitam Mahjong Ways

Terungkap Kisah Mengejutkan Mas Hardi Pegawai Pemerintahan Di Jakarta Utara Yang Mendadak Kaya Dari Mahjong Ways 2

Suasana Malam Yang Jadi Indah ketika Maxwin 2x Dari Sweet Bonanza Cuma Modal Rp50 Ribu

Tugu Olympus Semoga Bisa Menjadi Icon Baru Dan Daya Tarik Wisata Di Sindangsari

Trending Di Google Rekomendasi Game Mahjong Ways 2 RTP Tertinggi 2025

Sensasi Baru Menyapa Medan Tukang Es Keliling Raih Cuan Dari Sweet Bonanza

Viral Pemuda Pengangguran Lampung Menang Rp15000000 Juta Dari Mahjong Ways

Guru SDN Negeri Pinggiran Menang Rp78000000 Juta Di Sugar Rush 98 Persen Muridnya Ikut Pola Dan Raih Bonus Besar

48

49

50

51

52

53

54

55

59

60

TIK – apkomindo https://apkomindo.info apkomindo Wed, 29 May 2024 04:47:29 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.5 https://apkomindo.info/wp-content/uploads/2017/02/cropped-cropped-cropped-apkomindo-logo-1-1-1-1-32x32.png TIK – apkomindo https://apkomindo.info 32 32 Mengenal Starlink, Penyedia Akses Internet Berkecepatan Tinggi https://apkomindo.info/mengenal-starlink-penyedia-akses-internet-berkecepatan-tinggi/ https://apkomindo.info/mengenal-starlink-penyedia-akses-internet-berkecepatan-tinggi/#respond Wed, 29 May 2024 04:47:27 +0000 https://apkomindo.info/?p=1730 Baru-baru-baru ini pemilik SpaceX, Elon Musk, meresmikan layanan Starlink di Indonesia. Kehadiran Starlink digadang-gadang akan menjadi era baru konektivitas internet di Indonesia. Hadirnya Starlink di Indonesia langsung membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai produk ini. Lantas, apa itu Starlink?

Starlink adalah konstelasi satelit yang diluncurkan oleh SpaceX, perusahaan milik Elon Musk. Satelit ini menyediakan akses internet berkecepatan tinggi diseluruh belahan dunia, termasuk daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh jaringan internet biasa dengan kabel optik dan DSL. Konstelasi ini terdiri dari ribuan satelit kecil yang mengorbit Bumi pada ketinggian rendah atau Low Earth Orbit (LEO). Hal itu memungkinkan satelit tersebut mengirimkan sinyal data dengan kecepatan tinggi.

Dilansir Cnet, Starlink memulai debutnya pertama kali pada 2015. Mulanya, jaringan internet ini berawal dari ide sederhana, karena sang pemilik, Elon Musk, melihat kesenjangan digital yang signifikan. Menurut pandangannya saat itu, jutaan orang diseluruh dunia masih belum memiliki akses internet yang memadai. Elon Musk percaya bahwa konstelasi satelit yang mengorbit Bumi pada ketinggian rendah dapat menjadi solusi untuk menghadirkan konektivitas internet luas dan andal. Nah, pada 2018, Starlink lalu meluncurkan dua prototipe satelit pertamanya ke luar angkasa. Misi ini bertujuan untuk menguji teknologi, desain satelit, serta dampaknya terhadap astronomi.

Berbeda dengan internet kabel, Starlink memanfaatkan jaringan satelit di orbit rendah Bumi (LEO) untuk mengirimkan sinyal internet. Ribuan satelit Starlink mengorbit Bumi pada ketinggian sekitar 550 kilometer, jauh lebih rendah dari satelit internet tradisional yang berada di orbit geostasioner (GEO), melansir laman Telkom University.

Satelit-satelit ini saling terhubung dan berkomunikasi dengan stasiun di Bumi diberbagai penjuru dunia. Adapun fungsinya sebagai penghubung data. Nantinya, pengguna Starlink menggunakan perangkat khusus bernama antena Starlink Dish untuk terhubung ke jaringan internet. Antena ini akan terhubung dengan satelit Starlink yang melintas di atasnya untuk mengirimkan dan menerima sinyal internet.

Saat ini, Starlink telah menyediakan jangkauan ke lebih dari 90 negara di dunia. Termasuk di antaranya adalah Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Prancis, Jerman, Austria, Belanda, Irlandia, Belgia, Swiss, Denmark, Portugal, Australia, Selandia Baru, Italia, Polandia, Spanyol, dan Chili.Mulanya, kebanyakan negara pengguna Starlink berasal dari Benua Amerika dan Eropa.

Namun, pada bulan Mei 2022, Starlink menyelesaikan penerapan pertamanya di Asia dengan meluncur di Filipina. Dan pada 2024 ini, Starlink resmi meluncurkan layanan internet satelitnya di Indonesia. Secara keseluruhan, melansir dari laman PCMag, jumlah pengguna Starlink di dunia ditaksir telah mencapai lebih dari 3 juta orang.

Dengan segala perkembangannya, Starlink menawarkan beberapa keunggulan dibandingkan dengan internet biasa. Berikut beberapa keunggulannya:

  1. Latensi Starlink jauh lebih rendah daripada internet satelit tradisional sehingga ideal untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan waktu respons cepat.
  2. Starlink dirancang untuk menjangkau daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh jaringan internet biasa.
  3. Starlink dirancang untuk beroperasi diberbagai kondisi cuaca sehingga pengguna dapat menikmati akses internet yang andal bahkan di daerah dengan cuaca ekstrem.
  4. Starlink dapat menyediakan kecepatan hingga 1 Gbps yang mana  jauh lebih cepat daripada internet DSL dan kabel optik di banyak daerah.

Demikian penjelasan terkait Starlink. Bagi masyarakat Indonesia yang tinggal di daerah terpencil dan tidak memiliki akses internet tradisional atau yang membutuhkan internet berkecepatan tinggi dengan latensi rendah, maka Starlink adalah pilihan yang tepat.

Sumber: idntimes.com/tech/trend

]]>
https://apkomindo.info/mengenal-starlink-penyedia-akses-internet-berkecepatan-tinggi/feed/ 0
Pameran Teknologi Indocomtech Hadir Kembali https://apkomindo.info/pameran-teknologi-indocomtech-hadir-kembali/ https://apkomindo.info/pameran-teknologi-indocomtech-hadir-kembali/#respond Fri, 28 Jul 2023 05:02:02 +0000 https://apkomindo.info/?p=1677 Ajang pameran teknologi informasi, Indocomtech akan kembali digelar pada 25 – 29 Oktober 2023. Akan ada berbagai teknologi terkini dan solutif yang dapat membantu kehidupan dimasa setelah pandemi ini. Gelaran ke 29 event teknologi informasi yang diselenggarakan oleh Yayasan Apkomindo Indonesia (YAI) bekerja sama dengan Satue ini akan sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika pada tahun sebelumnya venue pameran bertempat di Jakarta Convention Center(JCC), untuk tahun 2023 ini venue akan berpindah ke ICE BSD.

Seperti pada gelaran terdahulu, pada pameran Indocomtech 2023 ini akan ditampilkan beragam teknologi terkini dan terupdate. Selain itu, event ini juga akan diramaikan oleh para exhibitor perangkat hardware maupun software yang akan saling menampilkan kecanggihan produk-produk teranyar mereka. Tidak lupa, mereka juga akan memberikan penawaran serta promo-promo special bagi para technopiles.

Bermacam program acara juga akan ditampilkan untuk memeriahkan gelaran pameran Indocomtech ke 29 ini antara lain Workshop, Talkshow, Coding Olympiade, Games Competition, Robotic Expo, Clearance Sale serta masih banyak lagi program-program lainnya.

Jadi, bagi kalian semua, para technopiles, jangan sampai terlewat pameran Indocomtech 2023, tanggal 25 hingga 29 Oktober 2023 di ICE BSD. See you there…

]]>
https://apkomindo.info/pameran-teknologi-indocomtech-hadir-kembali/feed/ 0
Pemanfaatan TIK Penting Bagi Pendidikan https://apkomindo.info/pemanfaatan-tik-penting-bagi-pendidikan/ https://apkomindo.info/pemanfaatan-tik-penting-bagi-pendidikan/#respond Mon, 01 Jul 2019 04:08:24 +0000 http://apkomindo.info/?p=1284 Dalam rangka mengoptimalkan pendayagunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) Kemendikbud bekerjasama dengan Dharma Pertiwi (Persatuan Istri Prajurit Tentara Nasional Indonesia) menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan TIK untuk pembelajaran bagi kepala sekolah dan guru yayasan di bawah naungan Dharma Pertiwi. Acara ini digelar pada hari Senin hingga Kamis, tanggal 24 sampai 27 Juni 2019, di Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI, Sentul, Jawa Barat dan diikuti oleh sekitar 347 Kepala Sekolah dan Guru dibawah naungan Dharma Pertiwi.

Mewakili Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbud, Didik Suhardi, dalam sambutannya menyampaikan seiring dengan perkembangan teknologi, kehadiran teknologi komunikasi harus dipandang sebagai suatu peralatan yang sangat strategis dan penting guna membangun pendidikan. Kehadiran TIK sangat membantu kepala sekolah dan guru untuk hadir ditengah-tengah pendidikan.“Kalau dulu semboyannya adalah when the classroom door close, teachers is the king, ketika pintu kelas ditutup, guru adalah raja maka nanti rajanya disamping guru ada TIK. Karena anak-anak sudah bawa TIK semua, anak-anak membawa gadged, yang itu sebetulnya bisa menggantikan kalau gurunya hanya biasa-biasa saja,” ujar Didik Suhardi saat membuka pelatihan dimaksud di Sentul, Bogor, pada Senin malam.

Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto mengatakan, bahwa pada pelatihan ini aplikasi-aplikasi yang telah dibuat oleh Pustekkom Kemendikbud seperti Rumah Belajar, Bank Soal, Kelas Maya, TV Edukasi, akan dimanfaatkan dengan diisi praktek pembuatan media pembelajaran, seperti pembuatan video sederhana. “Dalam era milenial saat ini dengan penguasaan TIK akan sangat membantu dalam pembelajaran peserta didik di sekolah-sekolah dibanding masa lampau. Kecepatan dan jangkauan kegiatan pembelajaran akan sangat mungkin jauh melompat maju dengan penguasaan TIK,” ujarnya.

Selanjutnya Nanny menambahkan dengan pelatihan pemanfaatan TIK ini, diharapkan dapat membantu guru-guru menguasai TIK dan memberikan motivasi untuk terus memperdalam pengetahuan TIK-nya. “Untuk kemudian diharapkan dapat memberikan pembelajaran yang lebih jelas, menarik dan dimengerti oleh para anak didik dan juga menularkan, memotivasi, dan terus menyemangati anak didik untuk terampil dan menguasai TIK, sehingga mampu bersaing dengan anak didik sekolah-sekolah di mancanegara,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Pustekkom Kemendikbud, Gogot Suharwoto menyampaikan, kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran dengan memanfaatkan TIK merupakan kunci dari paradigma perubahan pendidikan. Untuk itu, workshop ini sangat penting agar pendidik TIK memiliki kompetensi dalam melaksanakan pembelajaran.

“Melalui jaringan ini kami berharap bapak dan ibu guru serta kepala sekolah yang hadir bisa memanfaatkan rumah belajar dan TV Edukasi. Melalui jaringan ini, kami berharap bapak ibu guru dan kepala sekolah bisa memanfaatkan dan mengimplementasi rumah belajar dan TV Edukasi di sekolah bapak Ibu masing-masing,” ujar Gogot.

Kemdikbud melalui Pustekom telah mengembangkan rumah belajar dengan jumlah pengunjung pada Januari hingga awal Juni 2019 sudah mencapai 23 juta. Mereka terdiri dari guru, siswa dan masyarakat, terutama orang tua. Pustekom juga memiliki TV Edukasi yang berfungsi untuk menyampaikan model-model pembelajaran berbasis teknologi, mengenai pendidikan, kegiatan pendidikan dan budaya.

]]>
https://apkomindo.info/pemanfaatan-tik-penting-bagi-pendidikan/feed/ 0
Grand Final Anugerah ATIKAN Jabar 2018 https://apkomindo.info/grand-final-anugerah-atikan-jabar-2018/ https://apkomindo.info/grand-final-anugerah-atikan-jabar-2018/#respond Fri, 14 Dec 2018 10:04:30 +0000 http://apkomindo.info/?p=1163 Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik), Dinas Pendidikan Jawa Barat menggelar karya “Anugerah Atikan Jabar” dengan tema Inovasi Teknologi untuk Pembelajaran di era Industri 4.0. Kepala Balai Tikomdik, Endang Susilastuti mengatakan ada tiga tema penting dalam kegiatan Anugrah Atikan Jabar yaitu teknologi tepat guna, pendidikan, dan pembelajaran.

”Tujuan kegiatan ini, pertama sebagai sarana berkarya masyarakat yang peduli pendidikan di Jawa Barat. Kedua, menumbuhkan atmosfer riset di lingkungan Pendidikan Jawa Barat. Ketiga, berperan serta aktif dalam membangun masyarakat yang kritis, inovatif dan berdaya saing,” ujar Endang.

Ada 10 mata lomba yang dilaksanakan pada kegiatan ini, yaitu, lomba whiteboard animation for digital media dalam pembelajaran, lomba media interaktif, lomba film pendek dokumenter, lomba jingle, lomba iklan layanan masyarakat, lomba foto pendidikan, lomba edugame, lomba karya inovasi pembelajaran, lomba website sekolah dan lomba anugerah sekolah berbasis TIK.

Sebanyak 89 peserta mengikuti grand final kegiatan Anugerah Atikan Jabar. Kegiatan yang digelar oleh Balai Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik), Dinas Pendidikan Jawa Barat ini dilaksanakan tiga hari, Senin hingga Rabu, 10-12 Desember 2018.

”Kita juga kaget melihat antusias masyarakat sedemikian luasnya. Padahal ini adalah kegiatan pertama. Kedepannya ini akan menjadi program tahunan di Jawa Barat. Untuk finalis sudah kita umumkan di November, dan ini adalah grand finalnya,” ujar Endang saat ditemui di sela-sela kegiatan Anugerah Atikan di Hotel Bumi Makmur Indah, Kabupaten Bandung Barat.

Selain penilaian karya, ada pula workshop dan lomba foto selama kegiatan grand final. Endang mengatakan, ada tiga workshop yang diberikan, yang pertama fotografi, workshop desain kreatif yang diadakan oleh Apkomindo Excellent Center dan terakhir workshop mengenai bagaimana pemanfaatan website.

”Kita ingin mengasah kemampuan mereka, karena kalo kita lihat keinginan sudah banyak, kami ingin mengasah kemampuan para peserta dengan mengadakan workshop. Jadi kegiatan grand final ini bukan semata-mata penilaian saja, tetapi di dalamnya ada juga workshopnya,” jelas Endang.

Endang berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana saling bertukar pikir, asah, asih dan asuh untuk bersama memikirkan masa depan bangsa melalui pendidikan. Selain itu, lewat kegiatan ini stakeholders pendidikan dapat saling berkompetisi secara obyektif-ilmiah untuk terus menelurkan ide-ide inovatif bagi kemajuan Bangsa dan Negara.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum Rabu. Dalam sambutannya ia menyatakan mengapreasiasi kegiatan yang baru pertama kalinya digelar ini. Menurutnya, hal itu akan mengasah dan melahirkan SDM potensial yang siap bersaing di era revolusi industri 4.0.

“Saya harap kegiatan ini melahirkan SDM yang profesional dan mampu bersaing di era industri 4.0 karena hanya mereka yang mampu menghadapinya yang akan juara,” katanya.

Uu menilai, Jabar memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan karena berpenduduk hampir 50 juta jiwa dan pusatnya pendidikan di Indonesia. Untuk itu, Pemprov Jabar terus berupaya agar SDM dan ekonomi tidak tertinggal oleh daerah lain di antaranya melalui event Anugerah Atikan Pendidikan ini.

Berdasarkan penilaian dari Kemendikbud, dalam proses pendidikan Jabar saat ini sudah berhasil menerapkan teknologi informasi komunikasi di tiap sekolah. “Kita harus menyambut revolusi industri 4.0 dengan menerapkan teknologi IT dalam bidang pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Ahmad Hadadi.

]]>
https://apkomindo.info/grand-final-anugerah-atikan-jabar-2018/feed/ 0
Pertumbuhan TIK Indonesia Luar Biasa https://apkomindo.info/917-2/ https://apkomindo.info/917-2/#respond Wed, 31 Jan 2018 09:30:10 +0000 http://apkomindo.info/?p=917 Pada Selasa 30 Januari 2018, Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara menerima kunjungan Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU) H.E. Houlin Zhao di kantor Kementerian Kominfo. Menteri Kominfo dan Sekjen ITU membahas peran Indonesia dalam pengembangan tingkat literasi masyarakat.

Dalam kunjungan kehormatan tersebut, Menteri Kominfo meminta perhatian khusus ITU agar semakin banyak profesional Indonesia yang bekerja di kantor pusat dan kantor-kantor perwakilan ITU di berbagai belahan dunia, terutama bagi Warga Negara Indonesia yang berkompeten untuk mengisi pos-pos strategis.

Saat ini, Indonesia hanya memiliki satu orang warga negara sebagai perwakilannya di ITU. Di antara sejumlah 700-an karyawan ITU, hanya 39 karyawan yang berasal dari negara-negara Asia. Republik Rakyat Tiongkok, India dan Korea masing-masing memiliki sembilan orang perwakilan, Filipina memiliki delapan orang perwakilan dan Malaysia memiliki empat orang perwakilan.

Permintaan dari pemerintah Indonesia kepada ITU ini didasari oleh tiga faktor. Pertama, Indonesia terus berupaya mewujudkan pembangunan literasi digital yang berkelanjutan; buktinya, jumlah pengguna internet Indonesia terus berkembang pesat, bahkan melampaui negara-negara lainnya di Asia. Faktor kedua, selama 16 tahun (atau empat periode, yakni 2002-2006; 2006-2010; 2010-2014 dan 2014-2018) Indonesia selalu menjadi anggota Dewan ITU yang secara aktif berpartisipasi di berbagai aktivitas ITU berskala global dan kawasan, maupun aktif menyelenggarakan berbagai forum-forum pertemuan, seminar dan lokakarya ITU di negara-negara Asia.

Selain kerja keras Indonesia dalam mewujudkan literasi digital yang berkelanjutan dan partisipasti aktif Indonesia di ITU, faktor ketiga yang melandasi permintaan Indonesia adalah semakin banyaknya individu-individu yang berdaya saing.

Di samping itu, Kementerian Kominfo meminta ITU untuk memberi kesempatan pelatihan dan magang bagi anak muda Indonesia yang berkompeten. Sejauh ini, ITU tidak membiayai peserta pelatihan di centre of excellence miliknya. Mengenai program magang di ITU, Kementerian Kominfo mencari beberapa opsi pendanaan untuk Warga Negara Indonesia yang berminat mengikuti program tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU) H.E. Houlin Zhao menyebut Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang sangat pesat.

“Saya sangat bangga melihat pertumbuhan Indonesia yang sangat luar biasa, tumbuh dengan pesat menjadi negara nomor 2 di wilayah ASEAN. Negara ini memiliki tujuan dan visi yang jelas,” tutur H.E. Houlin Zhao saat memberikan Kuliah Umum di Ruang Roeslan Abdul Gani Kementerian Kominfo.

“Saya tahu pemerintah Indonesia memiliki strategi yang sangat-sangat baik dalam menghadapi permasalahan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Salah satunya melalui Proyek Palapa Ring dan satelit,” jelasnya.

H.E. Houlin Zhao juga turut menyanjung perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia. “Saat ini Indonesia punya banyak sekali UMKM. Anda bisa temukan pengusaha muda di mana-mana. Sangat dinamis, hi-tech. UMKM punya teknologinya, mereka paham akan pasarnya, sehingga mereka mampu untuk mengembangkan aplikasinya sendiri.”

Kuliah umum ini merupakan rangkaian kegiatan H.E. Houlin Zhao dalam kunjungannya ke Indonesia.  Turut hadir dalam kuliah umum tersebut Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli, Kepala Badan Litbang SDM Basuki Yusuf Iskandar, Sekjen Farida Dwi Cahyarini, serta Chairman MASTEL.

]]>
https://apkomindo.info/917-2/feed/ 0
Festival Destika 2017, Memajukan Desa Dengan TIK https://apkomindo.info/festival-destika-2017-memajukan-desa-dengan-tik/ https://apkomindo.info/festival-destika-2017-memajukan-desa-dengan-tik/#respond Thu, 23 Nov 2017 12:41:09 +0000 http://apkomindo.info/?p=889 Kementerian Komunikasi dan Informatika terus berkomitmen dalam memajukan desa dengan TIK melalui program Desa Go Online. Upaya ini secara aktif didukung oleh Relawan TIK yang tak henti membantu masyarakat agar melek teknologi.

Festival Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi(DESTIKA) 2017 digelar di Turangga Seta, Desa Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Event tahunan Festival Destika berlangsung dari Selasa, 21 November 2017 sampai dengan Kamis, 23 November 2017. Mengusung tema “Desa Bersuara untuk Indonesia”, Festival Destika menjadi media berbagi informasi dan pengetahuan tentang regulasi terbaru dan pengembangan TIK di pemerintah daerah dan pedesaan.

Festival Destika tahun ini merupakan kali kelima diselenggarakan. Setelah sebelumnya Festival Destika diadakan di Desa Melung, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada tahun 2013; Desa Tanjung Sari, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat tahun 2014 dan Desa Lenggang, Kabupaten Belitung Timur tahun 2015 serta Desa Khalkote, Kabupaten Jayapura, Papua pada 2016.

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel A. Pangerapan mendorong Festival Destika 2017 sebagai wahana berbagi bagi pegiat desa serta mengembangkan sistem informasi untuk memajukan desa. “Sistem informasi untuk berbagi, untuk saling mengajari. Jadi apa yang sudah ada di desanya dan ini kita berbagi untuk kita memajukan desa,” katanya dalam pembukaan Festival Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi (Destika) 2017.

Pemilihan desa sebagai salah satu pusat pengembangan teknologi bukan tanpa alasan. Menurut Dirjen Aptika, desa menjadi unit terkecil tata kelola Pemerintahan Indonesia. “Kenapa Desa? Karena Desa adalah bagian terkecil dalam tata pemerintahan kita. Desa kita bisa benahi, Indonesia juga bisa kita benahi. Indonesia sekarang menuju era digital, era yang dimana kita tidak bisa mengelak.

Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Industri Informatika Ditjen Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary saat pembukaan Festival Destika 2017 mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan sinergitas program kerja antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Relawan Pemberdayaan Desa–desa yang berbasis TIK. “Sudah saatnya desa bangkit bekerja sesuai Nawacita. Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan,” ungkapnya.

Perhelatan Festival Destika 2017 diharapkan menjadi titik kebangkitan desa. “Desa-desa menjadi jalan perubahan untuk Indonesia yang  berdaulat, mandiri dan berkepribadian. Desa juga harus mandiri dalam segala hal termasuk pengelolaan potensi desa, perencanaan pembangunan desa, dan pelayanan masyarakat desa dengan memanfaatkan TIK,,” ujar Septriana.

Salah satu fokus kegiatan adalah peningkatan kemampuan kampung untuk memberdayakan potensi desanya untuk kesejahteraan warganya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) dan Badan Usaha Antar Desa (BUMADES).

“Untuk mencapai semua tujuan tersebut maka peran serta pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi menjadi sangat relevan. Teknologi akan membuka pasar yang lebih luas dan memotong rantai distribusi. Potensi ini harus ditangkap secara jeli oleh para pengelola BUMDES dan BUMADES sebagai peluang untuk membesarkan BUMDES maupun BUMADES yang telah dimiliki,” ulas Septriana.

Rangkaian kegiatan peningkatan kapasitas SDM TIK Desa dalam Festival Destika diharapkan mampu untuk menjadi ajang berbagi ilmu pengetahuan dan keterampilan serta praktek terbaik pemanfaatan TIK dari seluruh Desa dan Kampung di Indonesia.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kampung-kampung di Kabupaten Pemalang juga mampu belajar bersama dan melakukan proses replikasi dari keberhasilan kampung lainnya sehingga lima tahapan pembangunan desa yaitu Desa Bersuara, Desa Mandiri Teknologi, Desa Pelayan Publik, Desa Kelola Sumberdaya dan Desa Mandiri dan Berdaulat dapat diwujudkan,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Pemalang sebagai tuan rumah telah mempersiapkan semua kebutuhan, dengan dukungan Kantor Staf Presiden, Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan juga pemangku kepentingan di bidang Telekomunikasi dan Komunikasi terutama untuk kawasan perdesaan.

Berkaitan dengan Sistem Informasi Pembangunan Desa dan Pembangunan Kawasan Perdesaan, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan para penggiat pemberdaya Desa, LSM, dan Relawan TIK berkomitmen mendorong tersedianya platform aplikasi Sistem Informasi Desa dan Kawasan.  Selain itu, Kementerian Kominfo juga mengembangkan Program Prioritas UMKM Go Online, Petani dan Nelayan Go Online, 1000 Technopreneur, Siberkreasi dan 1 Juta Domain.

Festival Destika ke-5 2017 dihadiri Bupati Pemalang, Kepala Dinas Kominfo Pemalang, Staf Ahli Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal, dan Muspida Kabupaten Pemalang. Selain itu juga dimeriahkan dengan sejumlah perangkat desa, petani, nelayan, siswa dan mahasiswa setempat, masyarakat sekitar, dan tokoh masyarakat lainnya.

Berbagai workshop dengan materi mengenai isu pedesaan digelar dalam rangkaian Festival Destika 2017. Penyelenggaraan tersebar di beberapa desa dan berlangsung secara paralel. Ada pula pameran oleh 48 stand UMKM yang menyukseskan Program Petani Go Online, Nelayan Go Online, dan UMKM Go Online Kominfo.

Sumber: kominfo.go.id

]]>
https://apkomindo.info/festival-destika-2017-memajukan-desa-dengan-tik/feed/ 0
Kembangkan Ekonomi Layanan, Ekosistem TIK Harus Sinergis https://apkomindo.info/kembangkan-ekonomi-layanan-ekosistem-tik-harus-sinergis/ https://apkomindo.info/kembangkan-ekonomi-layanan-ekosistem-tik-harus-sinergis/#respond Tue, 10 Oct 2017 02:46:18 +0000 http://apkomindo.info/?p=803 Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan percepatan ekonomi Indonesia sudah beralih dari ekonomi berbasis komoditas barang menuju layanan. Menteri Rudiantara menegaskan pengembangan ekonomi berbasis layanan di sektor media dan komunikasi membutuhkan ekosistem network, device, dan aplikasi yang harus berjalan bersama.

“Kita tidak bisa menumbuhkembangkan ekonomi services media dan komunikasi ini kalau ketiga ekosistem ini tidak berjalan bersama,” katanya dalam acara Indonesia Next Apps 4.0 (INA 4.0) di Ayana Midplaza Hotel Ballroom, Jakarta, Senin (09/10/2017).

Menteri Kominfo mengatakan pemerintah senantiasa memberikan nilai tambah yang diberikan dan dihasilkan oleh masyarakat Indonesia. “Dari sisi network dan device adalah kebijakan TKDN atau keharusan menggunakan komponen dalam negeri. Dan hal ini dibicarakan tahun 2015 oleh Kementerian Kominfo, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Perdagangan,” jelasnya.

Lebih lanjut Menteri Rudiantara menyatakan perkembangan layanan 4G sejak tahun 2014, harus dapat dinikmati seluruh masyarakat Indonesia. “Sehingga keluarlah peraturan yang namanya kebijakan komponen dalam negeri untuk device 4G mulai 1 Januari 2017 30% dan untuk network 40%,” tuturnya.

Tak hanya itu, pemerintah juga berupaya menggerakkan perekonomian dengan mengundang investor. “Kita negara yang harus juga berkompetisi dengan negara lain bahkan di ASEAN sekalipun, agar kita bisa mengundang investor masuk ke Indonesia, menggerakkan ekonomi lebih cepat lagi,” tambah Menteri Rudiantara.

Sementara untuk pengembangan ekosistem aplikasi, Menteri Kominfo mengapresiasi acara INA 4.0. Secara khusus ia mengajak pabrikan gawai untuk mendorong lebih banyak lagi developer selaku sumber daya industri ICT untuk menghasilkan aplikasi-aplikasi yang bermanfaat. “Permasalahan pertama dalam ekonomi digital kita adalah sumberdaya manusia. Di Perpres tentang jalan e-commerce, tujuh mega issues, permasalahan nomor satu adalah sumber daya manusia,” jelasnya.

Indonesia Next Apps 4.0 (INA 4.0) merupakan kompetisi nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Samsung Electronics Indonesia untuk meningkatkan inovasi dalam pemanfaatan teknologi melalui pembuatan aplikasi lokal. Periode kompetisi dibuka sejak 25 Juli sampai dengan 18 September 2017. Selama kompetisi, INA 4.0 berhasil menarik keikursertaan lebih dari 1.600 developer dari seluruh Indonesia. 

https://www.kominfo.go.id/content/detail/10857/kembangkan-ekonomi-layanan-ekosistem-tik-harus-sinergis/0/berita_satker

]]>
https://apkomindo.info/kembangkan-ekonomi-layanan-ekosistem-tik-harus-sinergis/feed/ 0
Sektor Informasi Dan Komunikasi Tumbuh 10,88 Persen https://apkomindo.info/sektor-informasi-dan-komunikasi-tumbuh-1088-persen/ https://apkomindo.info/sektor-informasi-dan-komunikasi-tumbuh-1088-persen/#respond Mon, 14 Aug 2017 06:19:51 +0000 http://apkomindo.info/?p=738 Sektor informasi dan komunikasi mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi pada triwulan kedua tahun 2017. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto. “Pertumbuhan di sektor ini termasuk yang paling tinggi sebesar 10,88%,” ujarnya. Peningkatan ini didorong penggunaan data internet untuk media sosial, transaksi online dan sebagainya meningkat.

Secara umum, BPS mencatat bahwa ekonomi Indonesia pada triwulan II tahun 2017 tumbuh sebesar 5,01 persen. “Pertumbuhan terjadi hampir di semua lapangan usaha, kecuali Pengadaan Listrik Gas yang mengalami penurunan sebesar 0,99 persen,” jelas Kecuk Suhariyanto.

Tidak hanya Pengadaan Listrik Gas yang mengalami penurunan, Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial wajib juga mengalami penurunan masing-masing sebesar 2,53 persen dan dan 0,03 persen.

Kecuk menyebutkan, pertumbuhan ini didorong faktor musiman pada lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mewarnai pertumbuhan ekonomi, dimana terjadi panen raya beberapa komoditas Tanaman Perkebunan, seperti kopi dan tebu. Selain itu, hari raya Idul Fitri turut mendorong pertumbuhan beberapa lapangan usaha seperti: Transportasi-Pergudangan, Informasi-Komunikasi, dan Jasa Lainnya.

Dari sisi pengeluaran, BPS mencatat, pertumbuhan ekonomi pada triwulan II tahun 2017 dibandingkan triwulan II tahun 2016, terjadi hampir pada semua komponen, kecuali komponen konsumsi Pengeluaran Pemerintah (PK-P). “Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen pengeluaran konsumsi Lembaga Non-Profit yang melayani Rumah Tangga sebesar 8,49 persen, diikuti oleh komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,35 persen, dan komponen pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 4,95 persen,” jelas Suhariyanto.

Lebih lanjut Kecuk Suhariyanto menyatakan, struktur perekonomian Indonesia pada triwulan II-2017 secara spasial masih didominasi oleh kelompok provinsi di Pulau Jawa, yang memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 58,65 persen, diikuti oleh Pulau Sumatra sebesar 21,69 persen, Pulau Kalimantan 8,15 persen, Pulau Sulawesi 6,12 persen, dan sisanya 5,39 persen di pulau-pulau lainnya.

]]>
https://apkomindo.info/sektor-informasi-dan-komunikasi-tumbuh-1088-persen/feed/ 0
APKOMINDO Member Gathering 2017 https://apkomindo.info/apkomindo-member-gathering-2017/ https://apkomindo.info/apkomindo-member-gathering-2017/#respond Fri, 10 Feb 2017 17:10:14 +0000 http://apkomindo.info/?p=336 Pada tanggal 9 Februari 2017 yang lalu, Apkomindo kembali mengadakan Member Gathering sekaligus merayakan hari raya Imlek. Bertempat di restoran Sense, Mangga Dua Square Lt. 5, acara Apkomindo Member Gathering(AMG) ini dihadiri kurang lebih 300 orang yang terdiri dari member dan relasi.

Acara yang dimulai pada pukul 18.30 WIB ini dibuka dengan sambutan dari salah satu pendiri Apkomindo, Bapak Chris Irwan Japari. Selanjutnya, sambutan dari Ketua Umum Apkomindo, Bapak Rudy D. Muliadi yang berbicara tentang program-program yang akan dijalankan Apkomindo sekaligus memperkenalkan tabloid Apkomindo.info kepada semua yang hadir.

Menginjak acara selanjutnya, AMG yang didukung oleh Bank Rakyat Indonesia menampilkan pakar ekonomi Anggito Abimanyu yang memaparkan Economic and Market Update 2017. Dalam pemaparannya Anggito memprediksi bahwa di sektor industri TIK, daya beli komputer dan produk IT pada tahun 2017 akan tumbuh melebihi tahun 2016 yang mengalami pertumbuhan sekitar 8,9% di industri Informasi dan Komunikasi. Pertumbuhan di tahun 2017 ini akan didorong dengan tumbuhnya generasi Milenial yang sangat digital dan melek teknologi.

Setelah pemaparan dari Anggito Abimanyu, selanjutnya menginjak acara makan malam dan semua yang hadir dihibur dengan atraksi akrobatik dari China. Apkomindo Member Gathering ini berakhir pada pukul 22.00. Sukses terus Apkomindo!

]]>
https://apkomindo.info/apkomindo-member-gathering-2017/feed/ 0
APKOMINDO Excellent Center (AXC) https://apkomindo.info/apkomindo-excellent-center-axc/ https://apkomindo.info/apkomindo-excellent-center-axc/#respond Thu, 09 Feb 2017 01:37:28 +0000 http://apkomindo.bonet.co.id/?p=168
Apkomindo adalah asosiasi komputer pertama di Indonesia dari kelompok pengusaha komputer yang dibentuk 1991 dengan target membantu anggotanya untuk mengembangkan industri komputer di Indonesia.

Apkomindo X Center (dibaca Apkomindo Excellent Center, disingkat AXC) adalah program kerja Apkomindo (Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia) dalam membantu pemerintah untuk menerapkan pemanfaatan TIK diseluruh jenjang pemerintahan. Target AXC adalah mengembangkan sumber daya TIK agar mampu menjalankan roda pemerintahan dan e-Government dengan optimal.

AXC dalam kegiatannya bekerja sama dengan berbagai pihak; dengan vendor dan pemegang merk, dengan perguruan tinggi nasional atau lokal, dan dengan komunitas atau Relawan TIK dari Kemkominfo. Fungsi AXC adalah mengembangkan SDM lokal dan nasional, yang berbasis TIK, sehingga dapat mengawal, mengerjakan, dan memonitor program pembangunan yang berbasis TIK secara menyeluruh.

Karena seperti diketahui, banyak sekali program pemerintah berbasis TIK yang tidak berhasil melewati titik kritis pemanfaatannya, hanya karena kekurangan SDM diberbagai tempat diseluruh Indonesia. Program Kerja AXC untuk diseluruh wilayah Indonesia terdiri dari tiga pekerjaan :
1. AXC melakukan pro bono (memberi masukan ke Kementerian dan Lembaga sebagai volunteer) dan konsultasi untuk penerapan TIK, diseluruh tingkatan wilayah.
2. AXC menyediakan pelatihan dan SDM penyelenggara program kerja dari Kementerian dan Lembaga untuk dapat dijalankan di provinsi, kota/kabupaten, dan desa.
3. AXC membantu Kementerian dan Lembaga untuk melakukan sosialisasi program kerja yang berbasis TIK ataupun umum di wilayah provinsi, kota/ kabupaten, dan desa.

Dari ketiga Program Kerja AXC dapat dijabarkan secara umum pekerjaan yang akan dilakukan :
– AXC akan membuat pelatihan yang berkesinambungan dengan kompetensi pemanfaatan TIK agar dapat memenuhi target pengadaan SDM pelaksana pemanfaatan TIK di 34 provinsi, 514 kota/kab, dan 74.093 desa, guna men dukung operasional satker dimasing- masing wilayah agar dapat memanfaatkan TIK dengan baik dan benar.
– AXC secara berkelanjutan akan menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan TIK untuk tingkat pengambil keputusan di setiap wilayah.
– AXC akan membantu pemerintah daerah dan aparat desa untuk dapat melakukan sosialisasi berbagai bidang dengan basis TIK.
– AXC akan menyelenggarakan seminar, workshop, FGD, dan demo pemanfaatan TIK di semua wilayah.
– AXC dengan kompetensi pemanfaatan TIK akan membantu pemerintah dan masyarakat untuk melaksanakan sosialisasi, FGD, Uji Publik, Monitoring, Evaluasi, dan lainnya, sehubungan dengan regulasi, ketentuan, dan peraturan-peraturan

]]>
https://apkomindo.info/apkomindo-excellent-center-axc/feed/ 0