Notebook Axioo MyBook 11 ini mampu ditekuk hingga 180 derajat. Untuk urusan dapur pacunya, notebook ini diperkuat dengan prosesor Intel Cherry Trail x5-Z8350 yang disandingkan dengan RAM sebesar 2GB DDR3L. Sistem operasi yang dijalankan adalah Windows 10. Untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, notebook ini telah dibekali dengan baterai berkapasitas 10.000mAh.
Disektor penyimpanan, notebook ini memiliki dua jenis penyimpanan, dapat menggunakan jenis penyimpanan eMMC sebesar 32GB dan HDD hingga 1TB. Dengan sistem dua penyimpanan ini, notebook Axioo MyBook 11 dapat disebut sebagai notebook Hybrid. Untuk fitur lainnya, Axioo MyBook 11 memiliki fitur konektivitas WiFi 802.11ac 433Mbps, port HDMI, serta USB 3.0. Axioo juga menyediakan beberapa varian warna termasuk hitam, biru, dan coklat tua. Sedangkan untuk harganya, Axioo MyBook 11 dibanderol seharga Rp 2.899.000.
DeX dirancang dengan fitur unik yang memungkinkan user interface Android dioptimisasi untuk dijalankan menggunakan keyboard dan mouse. Dalam merancang DeX Station, Samsung bekerja sama dengan Microsoft dan Adobe, sehingga fitur ini juga kompatibel dengan Microsoft Office dan Acrobat Reader dan Lightroom Mobile. Selain itu, pengguna juga dapat mengakses virtual desktop melalui Citrix, VMware, dan Amazon Web Services secara jarak jauh dan aman.
Dalam DeX Station, terdapat beberapa port penting, seperti Ethernet, HDMI, USB 2.0, dan USB Type-C. Selain itu, kipas pendingin pun dihadirkan untuk menunjang Samsung Galaxy S8 atau S8+ agar tidak kepanasan ketika sedang berada di dalam DeX Station tersebut. Samsung DeX Station akan dibundel bersama Galaxy S8 untuk beberapa wilayah pemasaran. Sementara bagi wilayah yang tak termasuk ke dalam program tersebut, banderol harga dari aksesori ini sekitar 150 euro atau Rp 2,1 juta.