agencuan

lintas808

slot777

bromoslot

agencuan

okewla

QQCUAN

lapak77

Joker88

sbobet mobile

slot bola

slot bola

slot deposit 5000

slot gacor

link gacor

https://genosys.pro/

https://holodservice.kz/

slot gacor 4d

slot gacor 777

slot bola

https://one.org.tr/Tr/

https://pertanian.umk.ac.id/alumni/

169CUAN

LAPAK77

https://mca.earth

https://media.vsme.vn/

RAJA88

https://bahta.desa.id/

https://simonas.langsakota.go.id/

https://pn-bangkalan.go.id/

https://donfernandosmexicanrestaurant.com/

https://nmrr.gov.my/storage/media/6066/

https://kezuvo.com/

https://airmaryhs.edu.bd/

https://pertanian.umk.ac.id/

https://dkv.isi-ska.ac.id/

BOKEP

https://oia.umk.ac.id/

https://pg.bowen.edu.ng/

DJARUMTOTO

ALEXISTOTO

Candy Crush Jadi Saksi Kota Banyuwangi

Cerita inspiratif dari penduduk desa petanang ilir lubuklinggau meraup 1 miliar

Cerita Pemuda Magelang Optimis Raih Ratusan Juta Dari Mahjong

Dukung Masyarakat Bali Hadapi Tantangan Teknologi Lewat Mahjong

Fakta Menarik Tentang Black Scatter di Solo Ini Rinciannya

Game PGSOFT Ini Katanya Paling Maknyos 2025 Ini Bukti RTP nya

Gates of Olympus Jadi Perbincangan Hangat di Dunia Game Online

Ikuti Aspirasi Member Luncurkan Fitur Terbaru di Banjarmasin

Kampung Scatter di Cirebon Jadi Pusat Edukasi Strategi Game Online

Kuliner Scatter Naga Hitam Mahjong Wajib Dicoba Warga Tanggerang

Mahjong Permainan Tradisional Tiongkok Dengan Scatter Hitam Yang Meledak Beruntun

Mas Bagus Dapat Transferan Rp28000000 Juta Dari Lucky Neko

Masyarakat Banda Aceh Takjub Dengan Scatter Beruntun Ternyata Tiap Hari Dapat Uang Tambahan Di 169CUAN

Masyarakat Jakarta Temukan Harapan Dari Sweet Bonanza

Melatih Emosi dan Fokus Lewat Permainan Mahjong Ways Di Cirebon

Metode Rumus Pecahkan Pola Scatter Gates of Olympus 1000

Modal Handphone OPPO Find N5 Sudah Bisa Menang Besar Game Online Candy Crush

Pak Aldo Guru Honorer Asal Sukabumi Bikin Geger Warganet Setelah Menang Rp678000000 Juta Dari Mahjong Ways 2

Pemain Asal Semarang Tak Sabar Tunggu Bonus Berikutnya Dari Game Online

Pemain Balikpapan Sambut Era Mahjong Wins 3 Bersama Para Warga

Pemain Bandung Raup Bonus Besar Ternyata Berhasil Kalahkan Scatter Hitam

Pemeerintahan Manis Sweet Bonanza Bantu Lampung Hadapi Dampak Iklim

Terbongkar Ini Dia Game PGSOFT Baru Yang Lagi Viral Mahjong Ways 2

Tukang Ukir Kayu Bernama Maskur Ikut teman Coba Aztec Warrior

Viral Seorang Pemuda Ungkap Potensi Scatter Mahjong Ways Terbaik Di Surakarta

Warga Depok Nikmati Sistem Scatter Sweet Bonanza 1000 Mudah Menang Dalam 5x Spin

Warga Purwakarta Wajib Tahu Cara Kurangi Risiko Rugi Saat Scatter Sweet Bonanza Tidak Muncul

Seorang Pemuda Majalengka Viral Setelah Meraup Rp63000000 Juta Dari Mahjong Ways 2

Youtuber Live Main Mahjong Ways 2 Tembus Rp194000000 Juta 98 Persen Viewer Catat Pola Autospin Tiktok

Dapat Rezeki Nomplok Dari Scatter Hitam Mahjong Ways

Terungkap Kisah Mengejutkan Mas Hardi Pegawai Pemerintahan Di Jakarta Utara Yang Mendadak Kaya Dari Mahjong Ways 2

Suasana Malam Yang Jadi Indah ketika Maxwin 2x Dari Sweet Bonanza Cuma Modal Rp50 Ribu

Tugu Olympus Semoga Bisa Menjadi Icon Baru Dan Daya Tarik Wisata Di Sindangsari

Trending Di Google Rekomendasi Game Mahjong Ways 2 RTP Tertinggi 2025

Sensasi Baru Menyapa Medan Tukang Es Keliling Raih Cuan Dari Sweet Bonanza

Viral Pemuda Pengangguran Lampung Menang Rp15000000 Juta Dari Mahjong Ways

Guru SDN Negeri Pinggiran Menang Rp78000000 Juta Di Sugar Rush 98 Persen Muridnya Ikut Pola Dan Raih Bonus Besar

48

49

50

51

52

53

54

55

59

60

KiHajar – apkomindo https://apkomindo.info apkomindo Mon, 15 Oct 2018 03:41:12 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.5 https://apkomindo.info/wp-content/uploads/2017/02/cropped-cropped-cropped-apkomindo-logo-1-1-1-1-32x32.png KiHajar – apkomindo https://apkomindo.info 32 32 16 Kepala Daerah Menerima Anugerah Kihajar 2018 https://apkomindo.info/16-kepala-daerah-menerima-anugerah-kihajar-2018/ https://apkomindo.info/16-kepala-daerah-menerima-anugerah-kihajar-2018/#respond Mon, 15 Oct 2018 03:41:12 +0000 http://apkomindo.info/?p=1127 Setelah melalui berbagai tahapan seleksi dari tingkat daerah hingga nasional, anugerah Kihajar(Kita harus Belajar) tahun 2018 mencapai puncaknya pada hari Jumat, 12 Oktober 2010. Anugerah Kihajar tahun 2018 mengangkat tema “Pendayagunaan TIK Pendidikan dan Kebudayaan dalam Menyiapkan Generasi Milenial Menghadapi Revolusi Industri 4.0”

Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Didik Suhardi memberikan penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) 2018 kepada 16 kepala daerah yang berprestasi dalam memajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pendidikan di daerahnya masing-masing. Ke-16 kepala daerah tersebut terdiri dari 5 Gubernur, 7 Walikota, dan 4 Bupati.

“Kebutuhan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan sulit dihindari, selain tuntutan kemajuan zaman, juga karena kondisi negara Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau maka TIK merupakan salah satu solusi terhadap proses pembelajaran yang bermutu. Kemendikbud memberikan apresiasi kepada daerah yang sudah berupaya keras dalam memajukan pendidikan dengan mendayagunakan TIK di wilayahnya,” tutur Didik.

Disebutkan, dengan TIK semuanya bisa dilakukan dan dijangkau, tapi hanya satu yang tidak bisa digantikan oleh TIK yaitu inspirasi. “Oleh karena itu, guru kedepan diharapkan bagaimana dia bisa menginspirasi pada siswa-siswanya. Jadi TIK bisa menjadi bagian dari proses belajar mengajar seperti apa yang kita lakukan,” terangnya.

Selain penghargaan tersebut, penghargaan juga diberikan kepada para pemenang Kuis Kihajar, Lomba Mobile Kihajar, Radio Peduli Pendidikan dan Kebudayaan, Ensiklomedia, Membatik (membuat bahan belajar berbasis TIK), serta Duta Rumah Belajar.

“Saya mengapresiasi anak-anak yang telah mengikuti kuis Kihajar tahun 2018 ini, juga kepada para guru yang telah mendidik anak-anak serta kepada teman-teman di dinas pendidikan yang telah bekerja keras menyelenggarakan Kuis Kihajar di provinsinya masing-masing,” ucapnya.

Kuis Kihajar adalah kuis yang diikuti oleh siswa jenjang SD, SMP, SMA dengan memanfaatkan TIK dalam pelaksanaannya. Jumlah peserta Kuis Kihajar dari tahun ke tahun terus meningkat.

Tahun ini berjumlah 38.369 orang, diantaranya 29.521 orang melalui kuis harian website, 1.356 orang melalui kuis harian TVE, 4.983 orang melalui seleksi provinsi, dan 2.509 orang melalui seleksi kabupaten dari 34 provinsi di Indonesia. Setelah melalui penyeleksian yang ketat terpilihlah 120 siswa terbaik, selanjutnya diundang ke Jakarta mengikuti Kuis Kihajar tingkat nasional. Pemenang Kuis Kihajar tingkat nasional sekaligus menjadi Duta Kihajar.

Pada kesempatan ini, Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Pustekkom), Gogot Suharwoto, menerangkan Anugerah Kihajar untuk gubernur, bupati/walikota diberikan sebagai penghargaan kepada pemerintah daerah yang berprestasi dalam pendayagunaan TIK untuk pendidikan, baik dalam pembelajaran maupun dalam kegiatan administrasi di sekolah dan lembaga pemerintah yang terkait dengan pendidikan.

Proses penilaian dilakukan sejak Juni hingga Agustus 2018 oleh tim juri dari kalangan perguruan tinggi, pakar TIK, komunitas TIK dan kalangan internal Kemdikbud, yaitu Pustekkom. Setelah melalui proses penilaian oleh tim juri, ditetapkan nama penerima anugerah berdasarkan 4 kategori yaitu: 1) Utama; 2) Madya; 3) Pertama 4) Khusus.

“Saya mengucapkan selamat kepada para pimpinan daerah yang mendapatkan anugerah, dan para siswa, guru, maupun masyarakat umum yang telah mendapatkan juara. Semoga penganugerahan ini dapat memberikan motivasi bagi kepala daerah untuk terus mengoptimalkan peran TIK untuk pendidikan dan kebudayan di daerah masing-masing,” ungkapnya.

]]>
https://apkomindo.info/16-kepala-daerah-menerima-anugerah-kihajar-2018/feed/ 0
KiHajar 2018, Pemanfaatan TIK Dalam Dunia Pendidikan https://apkomindo.info/kihajar-2018-pemanfaatan-tik-dalam-dunia-pendidikan/ https://apkomindo.info/kihajar-2018-pemanfaatan-tik-dalam-dunia-pendidikan/#respond Fri, 21 Sep 2018 03:57:35 +0000 http://apkomindo.info/?p=1103 Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi membuka kegiatan Kuis Kita Harus Belajar (KiHajar) 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat dan Kegiatan Sosialisasi Literasi Pendidikan Angkatan 1. Kegiatan Kihajar 2018 tingkat Jawa Barat  ini merupakan kerjasama antara Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Dinas Pendidikan Jawa Barat, dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Pembukaan acara Kuis KiHajar ini dihadiri pula oleh Kepala Pustekkom Kemdikbud, Gogot Suharwoto. Dalam sambutannya, Gogot menjelaskan tentang pentingnya teknologi di zaman sekarang. Semua hal kini tidak bisa dilepaskan dari sentuhan teknologi. Maka dari itu, teknologi harus dipelajari dengan maksimal. Salah satu upaya pengenalan teknologi kepada siswa adalah melalui kegiatan Kihajar 2018 ini.

“Semua ada sentuhan teknologi, misalnya yang tadinya ojek pangkalan hanya bisa mengantar jemput seseorang. Dengan sentuhan teknologi, ada ojek online, kini ia tidak hanya mengantar orang, tetapi dapat membeli makanan, dan lain sebagainya” ujar Gogot.

Hal ini dibenarkan oleh Hadadi. Hadadi mengatakan, kegiatan ini bisa menjadi motivasi kepada siswa sebagai peserta. Siswa akan mendapatkan pembelajaran mengenai teknologi sehingga bisa terus berinovasi.

“Kegiatan ini telah berjalan melalui beberapa tahap, dimulai dari seleksi sekolah, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, dan nanti juara dari tingkat Provinsi Jawa Barat akan berangkat ke nasional,” ujar Hadadi menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Balai Tikomdik, Endang Susilastuti mengatakan, secara umum, tujuan Kegiatan Kihajar 2018 adalah untuk menumbuhkembangkan budaya belajar siswa Indonesia dengan memanfaatkan TIK. Selain itu, tujuan  khusus Kihajar adalah pertama, untuk meningkatkan kebiasaan belajar siswa Indonesia,  menumbuhkan kemandirian bangsa dalam memanfaatkan dan mengembangkan TIK untuk pendidikan.

Kedua, mendorong individu dan lembaga untuk menghasilkan karya inovatif dalam pengembangan potensi TIK. Ketiga, mendorong pengembangan kebijakan yang berpihak pada pendayagunaan TIK untuk pendidikan. Keempat, memberikan penghargaan kepada kepala daerah dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan/pelatihan melalui pendayagunaan TIK.

Dalam ajang KiHajar di tingkat Provinsi Jawa Barat ini, AXC(APKOMINDO Excellent Center) turut hadir dengan mengadakan seminar bertema Edukasi 4.0.

]]>
https://apkomindo.info/kihajar-2018-pemanfaatan-tik-dalam-dunia-pendidikan/feed/ 0
Seminar Nasional Pemanfaatan TIK Dalam Mendukung Pendidikan 4.0 https://apkomindo.info/seminar-nasional-pemanfaatan-tik-dalam-mendukung-pendidikan-4-0/ https://apkomindo.info/seminar-nasional-pemanfaatan-tik-dalam-mendukung-pendidikan-4-0/#respond Thu, 23 Aug 2018 02:41:16 +0000 http://apkomindo.info/?p=1097 APKOMINDO Excellent Center (AXC) bekerjasama dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melaksanakan kegiatan Seminar Nasional Pemanfaatan TIK Dalam Mendukung Pendidikan 4.0.

Kegiatan kolaborasi ini dilaksanakan bersamaan dengan Kompetisi Kihajar 2018, yang merupakan ajang kompetisi kemampuan siswa setingkat SD, SMP dan SMA dalam penguasaan mata pelajaran sehari-hari di sekolah. Seminarnya sendiri disediakan oleh Balai Tekkomdik Provinsi Kalimantan Selatan, Pustekkom dan AXC sebagai media peningkatan kapasitas bagi guru/kepala sekolah yang hadir mendampingi peserta kompetisi Kihajar. Seminar juga terbuka bagi orang tua dan mahasiswa yang memiliki minat dalam bidang pendidikan.

Kegiatan perdana seminar nasional dilaksanakan pada Senin, 13 Agustus 2018 di Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Kalimantan Selatan dibuka oleh Bapak Ibnu Sina, S.Pi., MSi, selaku Walikota Banjarmasin. Gogot Suharwoto Ph.D selaku Kepala Pustekkom Kemdikbud dan  Drs HM Yusuf Effendi MAP sebagai Kadisdik Provinsi Kalimantan Selatan turut memberikan sambutan dan motivasi dihadapan seluruh peserta yang jumlahnya lebih dari 500 orang.

Narasumber yang memberikan materi dalam seminar nasional ini antara lain:

  1. Gogot Suharwoto Ph.D, Kepala Pustekkom Kemdikbud RI bertema Kebijakan Pemanfaatan TIK Untuk Pendidikan dan Kebudayaan
  2. Hendro Gunarto dari Pustekkom bertema Produk & Layanan Pustekkom
  3. Yane Hendarrita dari Pustekkom bertema Rumah Belajar
  4. Hani Purnawanti dari BONET bertema Edukasi 4.0 Untuk Indonesia
  5. Rudy D. Muliadi dari APKOMINDO bertema Pemanfaatan TIK Untuk Pendidikan

Dalam penyampaikan materinya, secara umum hal yang disampaikan oleh narasumber adalah bahwa pentingnya peningkatan kapasitas SDM guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan pemanfaatan TIK. Oleh karenanya diperlukan perubahan mindset bahwa TIK memberatkan dan menambah rumit pekerjaan menjadi TIK adalah alat mempermudah segalanya sehingga baik guru maupun siswa dapat bersama-sama mendapatkan manfaatnya.

Acara yang dimulai sejak pukul 10:00 sampai dengan 15:00 WIT, berlangsung interaktif. APKOMINDO bertujuan untuk mensosialisasikan solusi terbaik bagi pendidikan, khususnya di bidang pemanfaatan TIK.

Seminar nasional selanjutnya akan dilaksanakan di DI Yogyakarta pada 29 Agustus 2018, Bali 5 September 2018, Jambi 6 September 2018 dan Bandung 12 September 2018 dengan narasumber dari Pustekkom, Ketua APKOMINDO Rudy D. Muliadi dan Praktisi TIK Michael S. Sunggiardi. Hingga saat ini pendukung kegiatan program seminar nasional ini adalah Pustekkom, APKOMINDO, Koperasi TIK Indonesia, APKOMINDO.INFO, Relawan TIK Indonesia dan BONET.

]]>
https://apkomindo.info/seminar-nasional-pemanfaatan-tik-dalam-mendukung-pendidikan-4-0/feed/ 0