agencuan

lintas808

slot777

bromoslot

agencuan

okewla

QQCUAN

lapak77

Joker88

sbobet mobile

slot bola

slot bola

slot deposit 5000

slot gacor

link gacor

https://genosys.pro/

https://holodservice.kz/

slot gacor 4d

slot gacor 777

slot bola

https://one.org.tr/Tr/

https://pertanian.umk.ac.id/alumni/

169CUAN

LAPAK77

https://mca.earth

https://media.vsme.vn/

RAJA88

https://bahta.desa.id/

https://simonas.langsakota.go.id/

https://pn-bangkalan.go.id/

https://donfernandosmexicanrestaurant.com/

https://nmrr.gov.my/storage/media/6066/

https://kezuvo.com/

https://airmaryhs.edu.bd/

https://pertanian.umk.ac.id/

https://dkv.isi-ska.ac.id/

BOKEP

https://oia.umk.ac.id/

https://pg.bowen.edu.ng/

DJARUMTOTO

ALEXISTOTO

Candy Crush Jadi Saksi Kota Banyuwangi

Cerita inspiratif dari penduduk desa petanang ilir lubuklinggau meraup 1 miliar

Cerita Pemuda Magelang Optimis Raih Ratusan Juta Dari Mahjong

Dukung Masyarakat Bali Hadapi Tantangan Teknologi Lewat Mahjong

Fakta Menarik Tentang Black Scatter di Solo Ini Rinciannya

Game PGSOFT Ini Katanya Paling Maknyos 2025 Ini Bukti RTP nya

Gates of Olympus Jadi Perbincangan Hangat di Dunia Game Online

Ikuti Aspirasi Member Luncurkan Fitur Terbaru di Banjarmasin

Kampung Scatter di Cirebon Jadi Pusat Edukasi Strategi Game Online

Kuliner Scatter Naga Hitam Mahjong Wajib Dicoba Warga Tanggerang

Mahjong Permainan Tradisional Tiongkok Dengan Scatter Hitam Yang Meledak Beruntun

Mas Bagus Dapat Transferan Rp28000000 Juta Dari Lucky Neko

Masyarakat Banda Aceh Takjub Dengan Scatter Beruntun Ternyata Tiap Hari Dapat Uang Tambahan Di 169CUAN

Masyarakat Jakarta Temukan Harapan Dari Sweet Bonanza

Melatih Emosi dan Fokus Lewat Permainan Mahjong Ways Di Cirebon

Metode Rumus Pecahkan Pola Scatter Gates of Olympus 1000

Modal Handphone OPPO Find N5 Sudah Bisa Menang Besar Game Online Candy Crush

Pak Aldo Guru Honorer Asal Sukabumi Bikin Geger Warganet Setelah Menang Rp678000000 Juta Dari Mahjong Ways 2

Pemain Asal Semarang Tak Sabar Tunggu Bonus Berikutnya Dari Game Online

Pemain Balikpapan Sambut Era Mahjong Wins 3 Bersama Para Warga

Pemain Bandung Raup Bonus Besar Ternyata Berhasil Kalahkan Scatter Hitam

Pemeerintahan Manis Sweet Bonanza Bantu Lampung Hadapi Dampak Iklim

Terbongkar Ini Dia Game PGSOFT Baru Yang Lagi Viral Mahjong Ways 2

Tukang Ukir Kayu Bernama Maskur Ikut teman Coba Aztec Warrior

Viral Seorang Pemuda Ungkap Potensi Scatter Mahjong Ways Terbaik Di Surakarta

Warga Depok Nikmati Sistem Scatter Sweet Bonanza 1000 Mudah Menang Dalam 5x Spin

Warga Purwakarta Wajib Tahu Cara Kurangi Risiko Rugi Saat Scatter Sweet Bonanza Tidak Muncul

Seorang Pemuda Majalengka Viral Setelah Meraup Rp63000000 Juta Dari Mahjong Ways 2

Youtuber Live Main Mahjong Ways 2 Tembus Rp194000000 Juta 98 Persen Viewer Catat Pola Autospin Tiktok

Dapat Rezeki Nomplok Dari Scatter Hitam Mahjong Ways

Terungkap Kisah Mengejutkan Mas Hardi Pegawai Pemerintahan Di Jakarta Utara Yang Mendadak Kaya Dari Mahjong Ways 2

Suasana Malam Yang Jadi Indah ketika Maxwin 2x Dari Sweet Bonanza Cuma Modal Rp50 Ribu

Tugu Olympus Semoga Bisa Menjadi Icon Baru Dan Daya Tarik Wisata Di Sindangsari

Trending Di Google Rekomendasi Game Mahjong Ways 2 RTP Tertinggi 2025

Sensasi Baru Menyapa Medan Tukang Es Keliling Raih Cuan Dari Sweet Bonanza

Viral Pemuda Pengangguran Lampung Menang Rp15000000 Juta Dari Mahjong Ways

Guru SDN Negeri Pinggiran Menang Rp78000000 Juta Di Sugar Rush 98 Persen Muridnya Ikut Pola Dan Raih Bonus Besar

48

49

50

51

52

53

54

55

59

60

Disdik Jabar – apkomindo https://apkomindo.info apkomindo Thu, 25 Jan 2024 10:33:56 +0000 en-US hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.7.5 https://apkomindo.info/wp-content/uploads/2017/02/cropped-cropped-cropped-apkomindo-logo-1-1-1-1-32x32.png Disdik Jabar – apkomindo https://apkomindo.info 32 32 APKOMINDO Dukung Transformasi Pendidikan Disdik Jabar https://apkomindo.info/apkomindo-dukung-transformasi-pendidikan-disdik-jabar/ https://apkomindo.info/apkomindo-dukung-transformasi-pendidikan-disdik-jabar/#respond Thu, 25 Jan 2024 10:33:51 +0000 https://apkomindo.info/?p=1715 Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) meluncurkan “Transformasi Pendidikan” di SMKN 2 Bekasi Kota Bekasi pada hari Rabu, 24 Januari 2024. Transformasi pendidikan tersebut berisi integrasi teknologi informasi pelayanan pendidikan, kolaborasi dengan dunia usaha/dunia industri, dan pengenalan identitas Disdik Jabar, meliputi logo, tagline, seragam serta jingle baru Disdik Jabar.

Peluncuran ini dilakukan langsung oleh Kadisdik Jabar, Wahyu Mijaya beserta seluruh Kepala Bidang Disdik Jabar secara simbolis. Kadisdik menjelaskan, transformasi ini adalah upaya Disdik Jabar untuk terus bergerak mengikuti perubahan zaman dengan penuh persiapan. “Kita memiliki keinginan baik untuk masa depan. Ini adalah upaya kita menyusun rencana dan menata langkah untuk masa depan,” katanya.

Ia memaparkan, ada empat paradigma yang menjadi landasan transformasi pendidikan hari ini, yakni dynamic governance, network governance, whole of governance, dan digital governance. “Dari empat paradigma itu, kita lakukan beberapa langkah yang dijadikan transformasi pendidikan di Jabar,” ujarnya.

Adapun dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yang unggul, Disdik Jabar menargetkan satu guru/tenaga kependidikan memiliki kompetensi yang dikuasai melalui sertifikasi keahlian. “Jadi, ini bukan hanya tentang logo atau tagline baru, tapi tentang semangat menghadapi proses perubahan yang harus diantisipasi, itu spiritnya,” imbuhnya.

Dalam acara ini juga dilangsungkan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara industry dengan sekolah vokasi dalam hal ini SMK. Ada beberapa industri yang hadir dan melakukan penandatanganan, termasuk APKOMINDO yang diwakili langsung oleh Ketua Umumnya, Rudy Dermawan Muliadi.

Sementara itu, Plt. Sekdisdik Jabar, Deden Saepul Hidayat mengatakan, transformasi ini merupakan kolaborasi antarsemua bidang dan UPTD di Disdik Jabar. “Inovasi yang dihadirkan mencakup kolaborasi pendidikan, integrasi pendidikan, akses pendidikan, dan sumber daya manusia yang kompeten,” ungkapnya.

Kegiatan yang diselenggarakan secara luring dan daring ini juga dihadiri oleh Kepala Balai Besar Guru Penggerak Provinsi Jawa Barat, Mohamad Hartono, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah Jabar, kepala dinas pendidikan kab./kota se-Jabar, serta perwakilan pengawas sekolah, kepala sekolah, siswa, perwakilan dunia usaha/industri, dan tamu undangan lainnya.

]]>
https://apkomindo.info/apkomindo-dukung-transformasi-pendidikan-disdik-jabar/feed/ 0
3D Modelling Pertama Kali Dilombakan Dalam Anugerah ATIKAN 2019 https://apkomindo.info/3d-modelling-pertama-kali-dilombakan-dalam-anugerah-atikan-2019/ https://apkomindo.info/3d-modelling-pertama-kali-dilombakan-dalam-anugerah-atikan-2019/#respond Mon, 25 Nov 2019 07:07:16 +0000 http://apkomindo.info/?p=1319 Anugerah ATIKAN JABAR 2019 kembali digelar untuk kedua kalinya. Pada gelaran tahun ini, Anugerah ATIKAN Jabar mengusung tema ”Inovasi Teknologi Untuk Pembelajaran di Era Industri 4.0.” Ada 10 mata lomba yang di kompetisikan pada tahun ini antara lain lain Whiteboard Animation, Media Interaktif, Film Dokumenter, 3D modeling, Visualisasi Pembelajaran Augmented Reality, Sekolah Berbasis TIK dan ketujuh produk kreatif pembelajaran  teknologi yang meliputi : Waste Recycle, Internet of Things, Robotika dan Perikanan.

Lomba ini ditujukan untuk guru dan siswa yang berada di jenjang SMA, SMK dan SLB baik secara tim maupun perorangan. Proses tahapan lomba dilewatii melalui proses yang cukup panjang, dimulai dari Sosialisasi, Pendaftaran, Seleksi Berkas, Video Conference, Pembuatan Karya, Pengumpulan Hasil Karya, Seleksi Hasil Karya hingga Final dan malam penganugerahan.

Rudy D. Muliadi selaku Ketua Umum APKOMINDO turut serta dalam mensukseskan Anugerah ATIKAN 2019 dengan menjadi juri mata lomba 3D Modelling serta menjadi narasumber dalam berbagai workshop yang diadakan oleh Balai Tikomdik Dinas Pendidikan Jawa Barat. Para juri yang terlibat dalam 3D Modelling ini terdiri dari unsur Industri, Praktisi dan Akademisi.

Tercatat 64 peserta terdaftar mengikuti lomba 3D Modeliing ini, tetapi hanya 12 peserta yang memenuhi kualifikasi untuk terus maju ke tahapan selanjutnya. Setelah melalui proses seleksi hasil karya yang ketat, terpilih 6 finalis yang maju ke babak final untuk melakoni presentasi hasil karya.

Ke-6 finalis tersebut antara lain Erza Intan Lestari dari SMK Pasim Plus Sukabumi, Hafizal Rohman dari SMK Negeri 1 Cipeundeuy Subang, Fadila Sholihan dari SMK Negeri 2 Bandung, Yusuf Hafish Alim dari SMK Taruna Bhakti Depok, Muhammad Rahman dari SMK Plus Sukaraja dan Faraz Rijan Abdillah dari SMA Negeri 1 Garut.

Hafizal Rohman dari SMK Negeri 1 Cipeundeuy Subang menjadi peserta pertama yang melakukan presentasi hasil karya di depan para dewan juri. Rohman yang merupakan siswa jurusan teknik mesin membuat molding atau model cetakan untuk membuat rumah lampu.

Selanjutnya Fadila Sholihan dari SMKN 2 Bandung yang mem-presentasikan hasil karyanya.Fadila yang duduk dikelas XII jurusan Animasi ini membuat Thaumatrope yang merupakan dasar animasi. Thaumatrope adalah disk lingkaran kecil atau kartu dengan dua gambar yang berbeda di setiap sisi yang melekat pada seutas tali atau sepasang string berjalan melalui pusat. Ketika string diputar dengan cepat, kedua gambar yang ada akan bergerak seolah melakukan gerakan.

Pada kesempatan ketiga giliran Yusuf Hafish Alim dari SMK Taruna Bhakti  Depok yang maju untuk mengenalkan karyanya kepada dewan juri. Yusuf membuat sebuah permainan yang diberi nama Rembaya. Permainan ini berupa peta Indonesia, dimana jika pemain melangkah mengikuti putaran dadu dan sampai pada satu provinsi, pemain akan mendapatkan kartu yang berisikan tentang adat dan budaya yang ada di provinsi tersebut. Semakin banyak kartu yang kita dapat, semakin besar peluang untuk menang.

Kesempatan berikutnya berturut-turut ada Erza Intan Lestari dari SMK Pasim Plus Sukabumi yang membuat miniature sebuah studio broadcasting. Selanjutnya ada Faraz Rijan Abdillah yang merupakan siswa SMA Negeri 1 Garut dengan karyanya Pembangkit Listrik Tenaga Angin. Dan Muhammad Rahman dari SMK Plus Sukaraja menjadi peserta terakhir yang melakukan presentasi.

Setelah melakukan penilaian yang didasarkan dari konsep, tingkat kesulitan karya, dan juga presentasi maka dewan juri memutuskan Yusuf Hafish Alim menjadi juara pertama dan disusul oleh Hafizal Rahman serta Fadila Sholihan yang menjadi juara kedua dan ketiga.

]]>
https://apkomindo.info/3d-modelling-pertama-kali-dilombakan-dalam-anugerah-atikan-2019/feed/ 0
Balai Tikomdik Jawa Barat Menggelar Anugerah ATIKAN JABAR 2019 https://apkomindo.info/balai-tikomdik-jawa-barat-menggelar-anugerah-atikan-jabar-2019/ https://apkomindo.info/balai-tikomdik-jawa-barat-menggelar-anugerah-atikan-jabar-2019/#respond Mon, 25 Nov 2019 06:51:42 +0000 http://apkomindo.info/?p=1315 Balai Tikomdik Dinas Pendidikan Jabar, kembali menggelar Anugerah ATIKAN JABAR 2019 yang malam final dan penganugerahan di gelar pada 20-22 November 2019. Anugerah ATIKAN JABAR untuk tahun ini, sudah memasuki tahun kedua. Anugerah tersebut diberikan kepada sekolah baik siswa maupun guru yang menerbitkan karya inovasi untuk pembelajaran.

Kasi Pelayanan dan Promosi Balai Tikomdik Disdik Jabar, Drs. Abur Mustikawanto, di sela-sela kegiatan pemberian Anugerah ATIKAN JABAR 2019, di Grand Hotel Lembang, Kamis malam, 21 November 2019 memaparkan bahwa dalam Anugerah ATIKAN JABAR tahun ini, panitia mengusung tema”Inovasi Teknologi Untuk Pembelajaran di Era Industri 4.0.”

Selain itu, panitia juga merancang beberapa kategori lomba bagi jenjang SMA, SMK dan SLB, baik perorangan maupun tim atau kelompok. Beberapa mata lomba dalam Anugerah ATIKAN 2019 kali ini antara lain Whiteboard Animation, Media Interaktif, Film Dokumenter, 3D modeling, Visualisasi Pembelajaran Augmented Reality, Sekolah Berbasis TIK dan ketujuh produk kreatif pembelajaran  teknologi yang meliputi : Waste Recycle, Internet of Things, Robotika dan Teknologi Perikanan.

Dalam rangkaian pemberian Anugerah ATIKAN JABAR 2019 , sosialisasi kegiatan kepada seluruh sekolah yang berada di provinsi Jawa Barat telah mulai dilaksanakan sejak bulan Juli dengan tahapan-tahapan Sosialisasi, Pendaftaran, Seleksi Berkas, Video Conference, Pembuatan Karya, Pengumpulan Hasil Karya, Seleksi Hasil Karya hingga Final dan malam penganugerahan.

Dari rangkaian proses tersebut, jumlah pendaftar untuk mengikuti Anugerah ATIKAN JABAR 2019 mencapai 1047 orang. Melalui proses seleksi ketat dari para juri mata lomba yang terdiri dari Akademisi, Praktisi serta Industri, peserta yang lolos seleksi dan berhak mengikuti grand final hanya berjumlah 186 orang.

Dalam malam penganugerahan, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, ibu Dr. Ir. Hj. Dewi Sartika megapresiasi pelaksanaan ANUGERAH ATIKAN tahun ini. “Target kegiatan ini adalah peningkatan Sumber Daya Manusia melalui kapasitas dan profesionalisme di berbagai struktur, baik di pemerintahan maupun swasta, “ujar Kadisdik Jabar tersebut.

Lebih lanjut Dewi Sartika berharap agar kedepan kegiatan ini menjadi lebih baik, lebih gebyar dan semakin banyak sekolah yang berpartisipasi. Karena dari 27 kabupaten kota di Jawa Barat, masih ada 8 kota dan kabupaten yang belum turut serta.

]]>
https://apkomindo.info/balai-tikomdik-jawa-barat-menggelar-anugerah-atikan-jabar-2019/feed/ 0
Grand Final Anugerah ATIKAN Jabar 2018 https://apkomindo.info/grand-final-anugerah-atikan-jabar-2018/ https://apkomindo.info/grand-final-anugerah-atikan-jabar-2018/#respond Fri, 14 Dec 2018 10:04:30 +0000 http://apkomindo.info/?p=1163 Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik), Dinas Pendidikan Jawa Barat menggelar karya “Anugerah Atikan Jabar” dengan tema Inovasi Teknologi untuk Pembelajaran di era Industri 4.0. Kepala Balai Tikomdik, Endang Susilastuti mengatakan ada tiga tema penting dalam kegiatan Anugrah Atikan Jabar yaitu teknologi tepat guna, pendidikan, dan pembelajaran.

”Tujuan kegiatan ini, pertama sebagai sarana berkarya masyarakat yang peduli pendidikan di Jawa Barat. Kedua, menumbuhkan atmosfer riset di lingkungan Pendidikan Jawa Barat. Ketiga, berperan serta aktif dalam membangun masyarakat yang kritis, inovatif dan berdaya saing,” ujar Endang.

Ada 10 mata lomba yang dilaksanakan pada kegiatan ini, yaitu, lomba whiteboard animation for digital media dalam pembelajaran, lomba media interaktif, lomba film pendek dokumenter, lomba jingle, lomba iklan layanan masyarakat, lomba foto pendidikan, lomba edugame, lomba karya inovasi pembelajaran, lomba website sekolah dan lomba anugerah sekolah berbasis TIK.

Sebanyak 89 peserta mengikuti grand final kegiatan Anugerah Atikan Jabar. Kegiatan yang digelar oleh Balai Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik), Dinas Pendidikan Jawa Barat ini dilaksanakan tiga hari, Senin hingga Rabu, 10-12 Desember 2018.

”Kita juga kaget melihat antusias masyarakat sedemikian luasnya. Padahal ini adalah kegiatan pertama. Kedepannya ini akan menjadi program tahunan di Jawa Barat. Untuk finalis sudah kita umumkan di November, dan ini adalah grand finalnya,” ujar Endang saat ditemui di sela-sela kegiatan Anugerah Atikan di Hotel Bumi Makmur Indah, Kabupaten Bandung Barat.

Selain penilaian karya, ada pula workshop dan lomba foto selama kegiatan grand final. Endang mengatakan, ada tiga workshop yang diberikan, yang pertama fotografi, workshop desain kreatif yang diadakan oleh Apkomindo Excellent Center dan terakhir workshop mengenai bagaimana pemanfaatan website.

”Kita ingin mengasah kemampuan mereka, karena kalo kita lihat keinginan sudah banyak, kami ingin mengasah kemampuan para peserta dengan mengadakan workshop. Jadi kegiatan grand final ini bukan semata-mata penilaian saja, tetapi di dalamnya ada juga workshopnya,” jelas Endang.

Endang berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana saling bertukar pikir, asah, asih dan asuh untuk bersama memikirkan masa depan bangsa melalui pendidikan. Selain itu, lewat kegiatan ini stakeholders pendidikan dapat saling berkompetisi secara obyektif-ilmiah untuk terus menelurkan ide-ide inovatif bagi kemajuan Bangsa dan Negara.

Kegiatan ini ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum Rabu. Dalam sambutannya ia menyatakan mengapreasiasi kegiatan yang baru pertama kalinya digelar ini. Menurutnya, hal itu akan mengasah dan melahirkan SDM potensial yang siap bersaing di era revolusi industri 4.0.

“Saya harap kegiatan ini melahirkan SDM yang profesional dan mampu bersaing di era industri 4.0 karena hanya mereka yang mampu menghadapinya yang akan juara,” katanya.

Uu menilai, Jabar memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan karena berpenduduk hampir 50 juta jiwa dan pusatnya pendidikan di Indonesia. Untuk itu, Pemprov Jabar terus berupaya agar SDM dan ekonomi tidak tertinggal oleh daerah lain di antaranya melalui event Anugerah Atikan Pendidikan ini.

Berdasarkan penilaian dari Kemendikbud, dalam proses pendidikan Jabar saat ini sudah berhasil menerapkan teknologi informasi komunikasi di tiap sekolah. “Kita harus menyambut revolusi industri 4.0 dengan menerapkan teknologi IT dalam bidang pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Ahmad Hadadi.

]]>
https://apkomindo.info/grand-final-anugerah-atikan-jabar-2018/feed/ 0
KiHajar 2018, Pemanfaatan TIK Dalam Dunia Pendidikan https://apkomindo.info/kihajar-2018-pemanfaatan-tik-dalam-dunia-pendidikan/ https://apkomindo.info/kihajar-2018-pemanfaatan-tik-dalam-dunia-pendidikan/#respond Fri, 21 Sep 2018 03:57:35 +0000 http://apkomindo.info/?p=1103 Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi membuka kegiatan Kuis Kita Harus Belajar (KiHajar) 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat dan Kegiatan Sosialisasi Literasi Pendidikan Angkatan 1. Kegiatan Kihajar 2018 tingkat Jawa Barat  ini merupakan kerjasama antara Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (Tikomdik) Dinas Pendidikan Jawa Barat, dengan Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Pembukaan acara Kuis KiHajar ini dihadiri pula oleh Kepala Pustekkom Kemdikbud, Gogot Suharwoto. Dalam sambutannya, Gogot menjelaskan tentang pentingnya teknologi di zaman sekarang. Semua hal kini tidak bisa dilepaskan dari sentuhan teknologi. Maka dari itu, teknologi harus dipelajari dengan maksimal. Salah satu upaya pengenalan teknologi kepada siswa adalah melalui kegiatan Kihajar 2018 ini.

“Semua ada sentuhan teknologi, misalnya yang tadinya ojek pangkalan hanya bisa mengantar jemput seseorang. Dengan sentuhan teknologi, ada ojek online, kini ia tidak hanya mengantar orang, tetapi dapat membeli makanan, dan lain sebagainya” ujar Gogot.

Hal ini dibenarkan oleh Hadadi. Hadadi mengatakan, kegiatan ini bisa menjadi motivasi kepada siswa sebagai peserta. Siswa akan mendapatkan pembelajaran mengenai teknologi sehingga bisa terus berinovasi.

“Kegiatan ini telah berjalan melalui beberapa tahap, dimulai dari seleksi sekolah, tingkat kabupaten/kota, tingkat provinsi, dan nanti juara dari tingkat Provinsi Jawa Barat akan berangkat ke nasional,” ujar Hadadi menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Balai Tikomdik, Endang Susilastuti mengatakan, secara umum, tujuan Kegiatan Kihajar 2018 adalah untuk menumbuhkembangkan budaya belajar siswa Indonesia dengan memanfaatkan TIK. Selain itu, tujuan  khusus Kihajar adalah pertama, untuk meningkatkan kebiasaan belajar siswa Indonesia,  menumbuhkan kemandirian bangsa dalam memanfaatkan dan mengembangkan TIK untuk pendidikan.

Kedua, mendorong individu dan lembaga untuk menghasilkan karya inovatif dalam pengembangan potensi TIK. Ketiga, mendorong pengembangan kebijakan yang berpihak pada pendayagunaan TIK untuk pendidikan. Keempat, memberikan penghargaan kepada kepala daerah dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan/pelatihan melalui pendayagunaan TIK.

Dalam ajang KiHajar di tingkat Provinsi Jawa Barat ini, AXC(APKOMINDO Excellent Center) turut hadir dengan mengadakan seminar bertema Edukasi 4.0.

]]>
https://apkomindo.info/kihajar-2018-pemanfaatan-tik-dalam-dunia-pendidikan/feed/ 0