Ketiga printer ini dibekali dengan fitur dan prosesor yang sama, yaitu L-COA PRO yang mampu memproses dan mencetak gambar hingga ukuran besar (A0) dengan resolusi tinggi 2.400 x 1.200 dots per inch (dpi) hanya dalam waktu ±5 menit saat mencetak menggunakan kertas glossy dan ±2 menit jika menggunakan Canon Heavyweight Coated Paper HG.
Teknologi pigmen tinta LUCIA PRO II 12 warna baru yang dimiliki ketiga printer ini, mampu menghasilkan gamut warna luas yang sangat cocok digunakan untuk mencetak hasil foto berkualitas tinggi menggunakan berbagai jenis kertas. Selain itu, dengan kepadatan warna hitam pekat yang dihasilkan, mampu membuat hasil cetakan yang lebih ekspresif dengan reproduksi warna yang lebih luas di area gelap.
Selain seri PRO, LFP kuga hadir dalam seri GP, yaitu imagePROGRAF GP-526S, GP-546S dan GP-566S yang sudah dilengkapi dengan pigmen tinta LUCIA PRO II 7 warna baru termasuk tinta oranye dan abu-abu yang membuat hasil cetak menjadi lebih menarik dan cerah serta memiliki ketahanan dan lapisan anti gores yang lebih baik. Cocok digunakan untuk mencetak berbagai kebutuhan materi promosi bisnis ataupun percetakan.
Teknologi pigmen tinta LUCIA PRO II 7 warna yang dimiliki ketiga printer seri ini, mampu menghasilkan gambar menarik dan cerah. Selain itu, seri GP terbaru ini juga telah mencapai cakupan 96% dalam FORMULA PANTONE
sehingga warna yang dihasilkan menjadi lebih konsisten. Printer seri GP memiliki prosesor L-COA PRO yang mampu memproses dan mencetak gambar hingga ukuran besar (A0) dengan resolusi 2.400 x 1.200 dots per inch (dpi) hanya dalam waktu ±4 menit saat mencetak menggunakan kertas glossy dan ±2 menit jika menggunakan Canon Heavyweight Coated Paper HG.
Di balik kemampuan mencetaknya yang luar biasa, semua tipe printer imagePROGRAF memiliki desain penutup gulungan kertas dan penutup tangki tinta tembus pandang baru dengan LED light-on yang memudahkan pengguna untuk memantau hasil cetak, sisa kertas, ataupun sisa tinta secara berkala. Semua seri juga memiliki fitur Smart Roll Paper Set untuk mengaktifkan fungsi automatic paper feeding yang berfungsi untuk mendeteksi jenis kertas dan memperkirakan jumlah sisa kertas.
]]>
Tujuan pertemuan ini adalah untuk bersilaturahmi dan berdiskusi terkait bentuk kerja sama yang dapat dilakukan antara industri dan Sekolah Menengah Kejuruan. Pertemuan ini dihadiri sekitar 100 kepala sekolah baik dari Sekolah Menengah Kejuruan Negeri maupun Swasta. Industri yang hadir pada pertemuan ini antara lain Epson Indonesia, Wacom Datascrip, PT. Aneka Warna Indah, PT. Panji Media Utama, PT. Surya Sarana Dinamika, PT. Ultima Tekno Solusindo, Master Plotter dan Jirifarm.
Harapannya, pertemuan ini dapat menciptakan keselarasan dan sinergi yang apik dengan dunia industri sehingga tidak akan ada lagi gap antara lulusan pendidikan dengan kebutuhan tenaga kerja. Pertemuan ini merupakan langkah awal untuk kerja sama yang lebih erat, yang nantinya dapat tercipta lulusan SMK yang siap kerja atau berwirausaha.
Hadir untuk memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan workshop MGMP DKV ini, Kasie Kelembagaan SMK Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bapak Ramli. Sebelumnya berturut-turut sambutan dari Ketua MGMP DKV DKI Jakarta, Muhammad Riyadi, kemudian dilanjutkan sambutan dari Kasatlak Kejuruan P2KPTK2 Jakarta Pusat, Ibu Suyamti dan Ketua Umum APKOMINDO, Bapak Rudy D. Muliadi.
Workshop Training of Trainer ini terbagi menjadi 6 kelas dengan menggunakan konsep moving class. Pada masing-masing kelas, peserta akan mendapatkan pembelajaran serta update teknologi dari industri yang turut memberikan supportnya pada kegiatan ini.
Pada kelas 1, hadir Epson Indonesia dari divisi Vertical Business(LFP) yang memperkenalkan teknologi Sublimasi dan Direct to Garment. Para peserta mendapatkan pembelajaran terkait proses cetak menggunakan printer sublimasi SC-F130 dan printer DTG SC-F2130. Dijelaskan pula terkait bahan-bahan yang dapat dicetak oleh printer-printer tersebut.
Kelas 2, Epson Indonesia menampilkan teknologi yang lain dari divisi Business Ink Jet, printer technical T3130 dan proyektor interaktif cukup menarik minat peserta workshop untuk mencoba langsung, dengan mencetak foto maupun poster.
Pada kelas ke 3, hadir Wacom yang memberikan pembelajaran berkarya secara digital menggunakan pen tablet. Datascrip, selaku distributor Wacom, menghadirkan Oto Alcianto, Creative Evangelist dari Wacom untuk memberikan edukasi kepada para peserta. Edukasi tentang teknik menggambar, shading hingga inking diberikan untuk menambah kompetensi para peserta.
Di kelas ke 4, hadir PT. Panji Media Utama yang memperkenalkan printer Eco Solvent Mutoh dan cutting sticker Graphtec. Peserta diberikan paparan keunggulan serta prospek bisnis menggunakan printer tersebut. Hal ini dilakukan untuk menunjang program pemerintah yang mendorong SMK membentuk Badan Layanan Umum Daerah(BLUD) sehingga para siswanya bisa membuat hasil karya untuk kemudian dijual kepada publik.
Berlanjut ke kelas berikutnya, hadir Master Plotter yang memperkenalkan printer DTF. Tren DTF yang tak kunjung redup, membuat penasaran para guru DKV ini untuk memahami proses cetak dan cara meng-aplikasikannya. Para guru diberi kesempatan untuk mencetak langsung menggunakan printer DTF dan diajarkan pula prospek bisnisnya. Dikelas terakhir, hadir Surya Sarana Dinamika yang merupakan distributor resmi produk-produk Otomasi dan Robotika, memperkenalkan satu robot yang bisa digunakan untuk mencetak bentuk tiga dimensi.
Para guru yang menjadi peserta workshop antusias mengikuti semua kelas yang ada. Diakhir acara, ditutup dengan deklarasi pengurus MGMP DKV DKI Jakarta dan testimoni dari beberapa guru yang berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat diselenggarakan secara rutin. Terimakasih kepada semua yang telah men-support kegiatan ini, semoga dapat terjalin kerjasama yang lebih erat lagi kedepannya.
Printer ini menggunakan model tinta Dye Ink dengan konfigurasi 8 tinta warna individu yang dirancang untuk memberikan gamut warna yang indah, terutama di area warna magenta, merah dan biru. Sistem tinta pada printer ini juga dapat memberikan tingkat kepadatan pada area warna gelap yang telah ditingkatkan sehingga dapat menghasilkan foto yang jelas, tajam dan detail yang sempurna.
Canon PIXMA PRO-200 memiliki dimensi ukuran 15% lebih kecil dari generasi sebelumnya. Meski ringkas, printer ini dapat mencetak hingga ukuran A3+, serta untuk kebutuhan pencetakan opsional hingga ukuran 330 x 990,6 mm.
Penambahan layar LCD warna 3 inci pada printer ini semakin memudahkan pengaturan printer hingga memantau level tinta yang tersisa, termasuk mengakses panduan pengguna dan panduan berbasis kode QR jika terjadi error saat digunakan. Untuk pengaturan dan pemeliharaan printer juga dapat dilakukan melalui layar LCD tanpa perlu terhubung ke PC/laptop.
Teknologi nirkabel yang ada pada printer PIXMA PRO-200 ini, memudahkan pengguna untuk memantau status printer, mengakses cloud hingga mencetak langsung dari perangkat seluler berbasis iOS dan Android (smartphone dan tablet) melalui aplikasi Canon PRINT Inkjet/SELPHY hingga beberapa perangkat secara bersamaan menggunakan koneksi Wi-Fi.
Tersedia pula fitur Paper Guide Retreat Mechanism yang berfungsi untuk menjaga celah antara kertas dan baki penyimpanan kertas, untuk menghindari kerusakan kertas saat mencetak. Selain itu, untuk memastikan penggunaan kertas yang efisien, terutama untuk kertas besar dan tebal, printer ini juga memiliki fitur Skew Correction Mechanism yang berfungsi untuk mendeteksi, menyelaraskan dan menyesuaikan penggunaan kertas selama proses pencetakan untuk mencegah kesalahan pencetakan, termasuk kertas tebal dan tipe kertas lainnya.
Printer foto ini memiliki desain yang trendi, ukuran yang mungil dan mudah dibawa ke mana saja. Baterai built-in yang dibenamkan menjamin mobilitas tanpa membutuhkan perangkat lain yang tersambung ke sumber daya. Untuk mempermudah terhubung dengan smartphone, koneksi Bluetooth cukup diaktifkan dengan dengan menyentuh tombol yang ada di pinggir printer.
Printer ini memiliki ukuran 11,8×8,2×1,8 cm dan dibekali teknologi ZINK Zero Ink
dari ZINK
, sebuah teknologi dry-printing yang memungkinkan untuk mencetak berwarna tanpa menggunakan kartrid tinta. Canon Mini Photo dapat mencetak foto glossy dengan ukuran 2×3 inci. Dengan sisi belakang yang bisa dilepas-tempel, foto pun bisa digunakan sebagai ornamen di belakang smartphone, laptop, tablet, cermin, atau pada material dengan permukaan licin lainnya.
“Canon Mini Photo printer mencetak momen berharga yang biasanya hanya tersimpan di memori smartphone atau diunggah ke jejaring sosial. Dengan Canon Mini Photo printer, foto yang dicetak pun menjadi semakin berkesan, kreatif serta bisa dijadikan sebagai kenang-kenangan istimewa yang personal. Foto yang dicetak bisa dijadikan ornamen dekoratif, ditempel di scrapbook, atau sebagai kenang-kenangan untuk teman dan keluarga,” ujar Merry Harun – Canon Division Director PT. Datascrip.
Melalui aplikasi Canon Mini Print yang tersedia untuk perangkat iOS dan Android, anda dapat mencetak foto dari bidikan kamera smartphone atau diambil dari album online, seperti Facebook, Instagram, Google Drive dan Dropbox.
Aplikasi ini memiliki ber
agam koleksi fitur photo-editing, filter kreatif, frame foto, creative stamps dan kotak teks yang akan menambah ekspresivitas dari sebuah foto. Selain itu, kita juga bisa berkreasi dengan fitur augmented reality(AR) distorsi wajah dan pilihan untuk menggambar pada artwork sebelum mencetak.
Aplikasi CanonMini Print juga menyediakan pilihan mencetak kolase hingga empat gambar, serta fungsi tile print untuk menggabungkan 4-9 cetakan foto menjadi sebuah foto besar. Canon Mini Printer tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Slate Grey, Rose Gold, dan Mint Green.
Bamboo Folio dan Bamboo Slate hadir dalam bentuk smartpad yang didukung dengan pena berdesain triangular ergonomis. Keduanya juga dilengkapi dengan tombol sekali sentuh untuk mengkonversi tulisan maupun gambar yang dibuat dikertas menjadi file digital. Bamboo Folio memiliki desain elegan layaknya sebuah agenda yang dilengkapi slot khusus untuk menyimpan kartu bisnis maupun tiket perjalanan. Sementara Bamboo Slate tampil lebih simple seperti sebuah notes.
Dengan aplikasi Wacom Inkspace dan teknologi Bluetooth di perangkat iOS maupun Android, anda dapat mengorganisir, mengedit serta membagikan tulisan maupun gambar yang telah dibuat ke jejaring sosial ataupun melalui e-mail. Selain itu, anda juga dapat menggabungkan beberapa halaman notes, menambah goresan, warna, atau memberikan highlights pada catatan dengan tinta digital yang dapat diedit.
Aplikasi ini juga mendukung beragam format file, mulai dari JPG, PNG, PDF hingga WILL. Bamboo Slate dan Bamboo Folio masing-masing terdiri dari dua ukuran, yaitu format A4 (letter format) dan A5 (half letter format). Layanan komputasi awan (cloud) Wacom Inkspace memberikan akses di semua perangkat pengguna serta dapat digunakan untuk mengirimkan file langsung ke layanan cloud lainnya seperti, Dropbox, Evernote ataupun OneNote.
Sedangkan One by Wacom merupakan seri tablet Wacom dengan pen yang responsif, ergonomis, dan pressure-sensitive untuk mengoptimalkan pengguna dalam membuat sketsa, gambar maupun mengedit foto. Pen ini tidak membutuhkan baterai sehingga ringan dan sangat seimbang dan nyaman untuk digunakan selama yang Anda inginkan. Teknologi elektro magnetik yang canggih pada pen One by Wacom memberikan kontrol dan keakuratan yang luar biasa.
One by Wacom membantu menghasilkan proyek seni yang peris sama seperti ketika menggerakkan pena atau pensil lukis Anda. One by Wacom terdiri dari dua ukuran, yaitu Small dan Medium, perangkat ini sangat mudah dikoneksikan, cukup sambungkan One by Wacom ke komputer ataupun laptop menggunakan kabel USB.
“Kehadiran Bamboo Slate, Bamboo Folio dan One by Wacom membantu membuat karya kreativitas digital semakin mudah dan praktis. Goresan pena digital dari Wacom membuat para kreator kreatif nyaman menuangkan idenya, seperti saat menggunakan pena biasa. Karya yang dihasilkan pun dapat disimpan di perangkat secara digital dan sewaktu-waktu dapat dibuka kembali untuk diedit maupun dibagikan melalui internet. Datascrip optimis perangkat-perangkat kreatif baru dari Wacom ini turut membantu pertumbuhan industri kreatif di Indonesia,” ujar Mary T. Oetomo –Division Director pt. Datascrip.
Printer ini hadir dengan teknologi dan fitur terbaru, yang membuatnya handal untuk kebutuhan cetak dengan produktivitas tinggi. Keempat printer G-series ini selain untuk cetak dokumen, juga mampu menghasilkan kualitas cetak foto yang mengagumkan serta tanpa tepi (borderless).
Keempat printer ini menggunakan system tanki tinta yang bisa diisi ulang. Tangki tintanya telah terintegrasi di dalam bodi printer sehingga bodi printer terlihat ramping. Meskipun begitu, pengguna tetap dapat dengan mudah melihat indikator banyaknya tinta. Dengan menggunakan tinta isi ulang dengan harga yang terjangkau, printer ini sangat ideal untuk kebutuhan mencetak dengan volume tinggi.
Selain untuk mencetak dokumen, printer PIXMA G-Series juga bisa digunakan untuk mencetak foto. Dengan teknologi tinta hybrid Canon, cetak foto yang dihasilkan sangat memuaskan. Kombinasi pemakaian tinta pigmen hitam dan tinta dye warna mampu menghasilkan cetakan foto dengan warna memukau.
Koleksi foto dapat dicetak dengan lebih menarik menggunakan tampilan kolase, kartu ucapan, hingga kalender dengan fitur My Image Garden dan Easy-PhotoPrint+. Aplikasi lain yang disematkan pada printer ini antara lain PosterArtis Lite yang menyediakan lebih dari 1.300 template poster, foto, dan clip art secara gratis.
Selain itu, ada juga aplikasi Message in Print yang akan memunculkan tampilan video pada iPhone Anda. Aplikasi ini dapat menghadirkan augmented reality pada foto yang dicetak dengan menyematkan pesan personal berupa animasi teks, musik atau video, yang akan memberikan kejutan kepada penerima foto.
PIXMA G3010 dan G4010 juga menyematkan teknologi nirkabel untuk memberikan kenyamanan serta kemudahan untuk mencetak langsung dari smartphone menggunakan aplikasi Canon Print Inkjet/SELPHY yang tersedia bagi pengguna iOS atau Android. Tombol Direct Wi-Fi yang disematkan saat ini memudahkan proses pencetakan langsung dengan perangkat nirkabel lainnya.
PIXMA G4010 juga dilengkapi dengan Automatic Document Feeder (ADF) yang memungkinkan pengguna menyimpan hingga 20 lembar dokumen untuk dipindai secara otomatis dalam format JPEG atau PDF. Selain digunakan untuk mencetak, PIXMA G2010, G3010 dan G4010 juga dapat difungsikan untuk keperluan scan dan copy.
“Kehadiran PIXMA Ink Efficient G-series, G1010, G2010, G3010 dan G4010 terbaru ini memberikan solusi ideal bagi mereka yang membutuhkan printer untuk cetak dalam volume tinggi dengan biaya cetak yang murah. Meskipun mencetak dengan lebih efisien, Canon tetap memperhatikan kualitas hasil cetaknya serta daya tahan printer dengan dibekali print head yang lebih handal. Setiap seri disesuaikan dengan kebutuhan pengguna, apakah hanya untuk cetak saja hingga bisa scan, copy dan fax, termasuk mereka yang membutuhkan fitur WiFi agar bisa cetak langsung dari smartphone.” ujar Merry Harun – Canon Division Director, PT. Datascrip.