Hal ini pula yang dilakukan Apkomindo eXcellent Center(AXC), program edukasi yang diinisiasi oleh APKOMINDO(Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia). Kegiatan prakerin di AXC sudah berjalan 2 tahun kebelakang. Pada tahun ini, kembali AXC menerima siswa prakerin, bahkan tahun ini AXC cukup banyak menerima siswa dari berbagai kompetensi keahlian, seperti TKJ, TEI, DKV, RPL, Multimedia dan Animasi.
Untuk jurusan Multimedia dan Animasi, mereka diberikan project pembuatan film animasi 2D. Siswa-siswa yang melakukan prakerin terdiri dari siswa animasi dari SMKN 71 Jakarta dan siswa Multimedia dari SMKN 7 Jakarta. Dalam prakerinnya mereka dibimbing oleh kakak-kakak mentor dari UNJ.
Prakerin yang diadakan di AXC berjalan selama kurang lebih 4 bulan, terhitung sejak bulan Februari hingga Mei 2021. Dengan tetap menjaga prokes, siswa yang terbagi dalam beberapa divisi seperti Storyboard, Layout, Concept Artist, Animator dan Editor ini bekerja secara bergantian.
Beragam pengetahuan dasar tentang industri animasi dan multimedia diberikan kepada para siswa agar mereka dapat mulai mengasah ‘passion’ mereka sejak dini. Pendidikan di SMK memang menyiapkan lulusan yang siap bekerja di perusahaan atau industri. Tidak hanya itu, para siswa PKL juga sempat mendapatkan pengalaman dengan memperoleh pembekalan langsung dari CEO Anantarupa Studio, bapak Ivan Chen, tentang bagaimana bekerja diindustri kreatif.
Setelah menjalani prakerin selama 4 bulan, pada tanggal 2 Mei yang lalu, dilaksanakan penutupan prakerin secara resmi. Dalam acara tersebut, para siswa berkesempatan untuk memamerkan hasil karya mereka dan memberikan presentasi tentang apa saja yang mereka kerjakan secara bergantian. Dalam kesempatan tersebut, ditayangkan pula trailer film animasi 2D hasil karya mereka yang diberi judul “AMERTA.”
Pada akhir acara, dilakukan penyerahan plakat sebagai tanda terimakasih dari SMKN 71 Jakarta kepada ketua umum APKOMINDO, bapak Rudy D. Muliadi dan juga kenang-kenangan dari para siswa kepada kakak-kakak mentor mereka.
]]>Tak ingin ketinggalan, Indonesia juga memiliki film animasi karya anak bangsa. Para animator Indonesia telah banyak menghasilkan film animasi yang ditayangkan di bioskop maupun media-media elektronik lainnya. Beberapa karya animasi ini juga menghadirkan kisah-kisah yang menarik.
Bahkan yang lebih hebat, kisah-kisah menarik ini hadir melalui karya anak-anak SMK. Terbaru, satu serial animasi 3D akan turut meramaikan dunia film animasi di Indonesia. Satu karya siswa-siswa SMK Negeri 31 dan SMK PB Soedirman 2 Jakarta yang sedang melakukan kegiatan praktek kerja industri di APKOMINDO.
Serial animasi ini diberi judul Koko dan Mindo, dua anak kakak beradik yang memiliki passion di dunia IT. Satu serial edukasi dibidang teknologi yang memang sesuai dengan kondisi saat ini dimana semuanya serba digital.
Dalam kurun waktu 3 minggu mereka mampu menghasilkan 2 teaser serial Koko dan Mindo. Untuk episode perdana serial ini dijadwalkan akan rilis pada awal Maret 2020 melalui channel Youtube Koko dan Mindo.
Sebagai wadah karya mereka, APKOMINDO melalui program edukasi AXC(APKOMINDO eXcellent Center) merilis hadirnya AXC Animation Studio pada 19 Februari 2020. Kedepannya, AXC akan terus mengembangkan edukasi-edukasi di bidang TIK serta industry kreatif dan menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah vokasi maupun instansi-instansi terkait.
AXC Animation Studio dibuat sebagai wadah karya siswa-siswa SMK jurusan Animasi yang telah bekerjasama dengan AXC. Dengan adanya studio animasi ini, maka siswa-siswa SMK dapat melakukan praktek kerja industry ataupun magang di AXC Animation Studio.
AXC Animat
ion Studio mampu mengerjakan semua proses pengerjaan pembuatan animasi 3D, mulai dari naskah, storyboard, desain karakter, hingga menjadi produk film lengkap dengan efek visual dan pencahayaan. Studio ini juga didukung dengan praktisi-praktisi yang berpengalaman di industri animasi.
Saat ini, di AXC Animation Studio sedang berlangsung kegiatan praktek kerja industri(prakerin) dari siswa-siswa SMK Negeri 31 dan SMK PB Soedirman 2 Jakarta jurusan Animasi. Kegiatan praktek kerja industri ini rencananya akan berlangsung selama 3 bulan, mulai Februari hingga April 2020 mendatang.
Dalam waktu 3 minggu kegiatan prakerin, para siswa SMK ini mampu menghasilkan karya animasi 3D yang diberi judul Koko dan Mindo. Meskipun baru rilis dalam bentuk teaser tetapi para siswa SMK telah mampu menguasai sejumlah teknik animasi. Mulai dari modeling, texturing, rigging, layout, rendering, visual effect, lighting hingga animation.
Menurut rencana, episode perdana Koko dan Mindo akan tayang pada awal Maret melalui channel Youtube Koko dan Mindo. “Selanjutnya, diharapkan akan semakin banyak karya-karya berkualitas dan semoga APKOMINDO mampu menjadi jembatan penghubung antara sekolah dan industri, “ kata Rudy D. Muliadi, Ketua Umum APKOMINDO.
]]>