Baru-baru ini Qualcomm mengadakan sebuah acara di Hawaii untuk mempresentasikan prestasi yang telah diraih selama ini. Pada kesempatan tersebut, ada satu perangkat yang menarik perhatian, yaitu Asus NovaGO. Perangkat ini merupakan PC LTE Gigabit pertama di dunia.
Asus NovaGO adalah PC pertama yang didukung oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 835, dimana chipset ini juga membawa Gigabit LTE ke perangkat selain ponsel, berkat modem Snapdragon X16. Perangkat ini pada dasarnya adalah laptop hybrid 2-in-1, yang bisa menjadi tablet ketika engselnya dilepas. Perangkat dengan dimensi 316 x 221 x 149 mm ini cukup berat, yakni memiliki bobot 1.39kg. Laptop ini memiliki layar seluas 13,3 inci beresolusi FHD 1080p dan menjalankan OS Windows 10 S. Laptop ini hadir dalam dua konfigurasi memori, yakni 4GB RAM + 64GB ROM dan 8GB RAM + 256GB ROM. Kedua varian sama-sama menggunakan UFS 2.0 dan untuk konektivitasnya menggunakan SIM nano dan eSIM.
NovaGo memiliki port HDMI, jack audio 3.5mm, rocker volume dan tombol power di sisi kanan. Sedangkan di sebelah kiri terdapat dua port USB dan colokan listrik DC. Touchpad pada perangkat ini juga berfungsi sebagai sensor fingerprint. Meski tidak disebutkan berapa kapasitas baterai yang dimiliki laptop ini, namun Asus mengatakan jika perangkat ini mampu menawarkan penggunaan hingga 22 jam dan standby hingga 30 hari. Varian 4GB NovaGO dibanderol seharga $599 (Rp8,1 jutaan), sedangkan varian RAM 8GB akan dijual seharga $799 (Rp10 jutaan).
Asus VivoBook Flip TP203 memiliki engsel yang dapat diputar hingga 360 derajat sehingga bisa digunakan dalam berbagai posisi. Laptop ini bisa digunakan pada posisi laptop biasa, tent, display, serta tablet untuk menyesuaikan dengan kebutuhan penggunaan Anda. Layar 11,6 incinya pun merupakan layar sentuh multi touch untuk mendukung penggunaannya sebagai sebuah tablet.
Asus VivoBook Flip TP203 memiliki 2 pilihan spesifikasi yang keduanya masuk ke segmen entry-level. Varian pertama menggunakan prosesor Intel Celeron N3350 dual core, RAM 4GB, dan HDD 500GB. Kemudian varian kedua menggunakan prosesor Intel Pentium N4200, RAM 4GB, dan HDD 500GB. Keduanya merupakan prosesor hemat daya dengan TDP hanya 6watt.
Laptop Asus VivoBook Flip TP203 ini juga telah dilengkapi dengan sistem operasi Windows 10 sehingga bisa langsung digunakan untuk bekerja. Laptop ini tersedia dalam 3 pilihan warna yaitu Shimmer Gold, Rose Gold, dan Star Grey.
Acara yang berlangsung d
ari jam 1 siang hingga ditutup oleh acara buka bersama tersebut berlangsung sangat menarik karena diawali oleh sambutan-sambutan oleh Ibu Hani Purnawanti dari PT Bonet Utama, Bapak Drs. Firdaus, M.Si selaku Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DISKOMINFOSTANDI) Kota Bogor, Bapak H. Fahrudin, S.Pd selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor, serta Bapak Rudy D. Muliadi selaku ketua APKOMINDO.
Seusai sambutan acara dilanjutkan oleh sesi presentasi dari Intel Indonesia serta Asus Indonesia selaku pendukung acara ini yang memaparkan seperti apa server yang optimal untuk digunakan sebagai server ketika UNBK berlangsung namun tetap efisien dalam biaya pembangunan maupun perawatannya.
Pada sesi ini peserta diberi kesempatan untuk melakukan tanya jawab mengenai apa yang sudah dipaparkan oleh pihak Asus maupun Intel. “Pada paparan Asus dan Intel mengenai server yang optimal untuk pelaksanaan UNBK sangat membuka wawasan saya yang selama ini menggunakan PC desktop biasa untuk dijadikan server, yang ternyata sebenernya tidak benar. Untung ada acara workshop ini”, ujar salah seorang peserta.
Tepat jam 4 acara dilanjutkan dengan workshop bagaimana membuat bahan ajar digital atau yang biasa disebut dengan e-learning dalam pembelajaran di sekolah yang di pandu oleh Bapak Agung Setiawan. Pada sesi ini seluruh peserta diajak untuk menggunakan LMS (Learning Management System) yang sudah ditanamkan pada server Asus sebagai bahan ujicoba. LMS ini memang bukan aplikasi untuk UNBK, namun dengan diterepkannya LMS ini pada setiap sekolah, dapat membuat siswa maupun guru terbiasa dengan sistem pembelajaran e-Learning dan akan berdampak lebih siap dalam menghadapi UNBK.
Pada sesi berikutnya AXC Bogor memperkenalkan produk yang berhasil mereka ciptakan selama berada di APKOMINDO Excellent Center, yang diantaranya adalah, System Hotspot Radius, Network Management System, dan Digital Signage. Ketiga produk tersebut dihasilkan oleh anak lulusan SMK yang melakukan training di AXC Bogor selama kurang lebih satu bulan. Acara kemudian ditutup dengan buka dan foto bersama.
http://www.bogor.net/ragam-berita/seputar-bogor/persiapkan-unbk-2018-axc-dan-bonet-selenggarakan-workshop-yang-didukung-oleh-asus-dan-intel-indonesia/